Dalam 2 Hari, 79 Terduga Premanisme Dibekuk di Pekanbaru

Penyalainews, Pekanbaru - Jajaran Polsek Pekanbaru menangkap 79 orang atas dugaan premanisme. Puluhan pria itu ditangkap dalam dua hari sejak 11 Juni 2021.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya menegaskan para pelaku diduga melakukan pungutan liar di beberapa lokasi dan diamankan bersama sejumlah barang bukti, berupa senjata hingga uang tuani.

"Tidak ada tempat bagi aksi premanisme di Pekanbaru. Pelaku diamankan bersama barang bukti berupa senjata tajam jenis pisau, barang mirip senjata api serta uang tunai Rp1,9 juta lebih," tegasnya, Minggu (13/6).

Nandang menyebutan para pelaku premanisme diciduk di 30 lokasi di Pekanbaru, yakni 11 orang ditangkap jajaran Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Sat Narkoba. Kemudian, Sat Sabhara dan Sat Lantas mengamankan 13 preman di Jalan Tuanku Tambusai, Soekarno Hatta dan Arifin Ahmad.

"8 orang ditangkap jajaran Polsek Pekanbaru Kota, 4 orang diamankan oleh Polsek Limapuluh, 11 di Polsek Tampan, 7 orang di Polsek Bukit Raya, 2 orang oleh Polsek Sukajadi," urainya.

Selanjutnya, Polsek Rumbai Pesisir juga mengamankan 5 orang preman, Polsek Tenayan Raya menangkap 1 orang preman, 4 orang ditangkap Polsek Payung Sekaki, 3 orang diciduk Polsek Senapelan dan Polsek Rumbai menangkap 8 orang preman.

"Ada yang ditangkap di jalan, tempat keramaian, pusat perbelanjaan dan lokasi lainnya," sebutnya.

Terkait modus yang dilakukan para pelaku, ungkapnya, diduga berupa pemalakan, pungutan liar, pemerasan, dan pengancaman yang dilakukan di pasar, pertokoan, hingga di fasilitas publik.

"Tentunya ini sangat meresahkan," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya akan terus melakukan perburuan dalam upaya memberantas aksi premanisme yang meresahkan dan merugikan masyarakat. ***red/rfm

 

Comment