GNPK RI Kabupaten Pelalawan sebut Dermaga Sokoi adalah Harapan Rakyat

Penyalainews, Pelalawan -  Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia(GNPK-RI) Kabupaten Pelalawan memberikan apresiasi dengan pembangunan Dermaga penumpang yang berlokasi didesa Sokoi kecamatan Kuala Kampar kabupaten Pelalawan Riau.

Seperti dijelaskan Ketua GNPK-RI Kabupaten Pelalawan Abdul Murat, S.Ip, Pembangunan Dermaga tersebut menelan biaya sebesar  Rp.6.999.999.924,40,- (Enam Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sebulan Ribu Sembilan Ratus Dua Puluh Sembilan Empat Puluh Rupiah).

"Dermaga itu dibangun dengan Uang Rakyat sekaligus menjadi harapan masyarakat Kuala Kampar, tentunya nanti dermaga yang menelan anggaran sebesar ini, dapat menjadi penunjang - mendukung pertubuhan ekonomi masyarakat, mengingat besarnya anggaran yang dikucurkan pastinya pengerjaan proyek dermaga ini harus berjalan sesuai rencana,"ungkap Abdul Murat, S.Ip, Sabtu(31/08).

Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia(GNPK-RI) Pimpinan daerah kabupaten Pelalawan sejak awal telah mewanti-wanti mengingat kepada perusahaan pemenang tender CV.INDOCO dapat mengerjakan proyek ini dengan benar dan sungguh sungguh.

"Kita telah menghubungi langsung pimpinan proyek bapak Indratama dilapangan agar proyek dapat dikerjakan dengan benar sebab, GNPK-RI tidak akan mentolerir jika nanti dalam pengerjaan ada permainan, kita akan proses secara hukum,"ungkapnya

Abdul Murat S.Ip menekankan kepada PT.REFENA KEMBAR ANUGRAH Sebagai Konsultan Pengawas agar menjalan fungsinya dengan sungguh-sungguh sesuai tupoksinya.

"Kepada PT.REFENA KEMBAR ANUGRAH agar bisa mengawasi jalannya pengerjaan proyek sampai selesai, jika nanti terdapat kegagalan proyek maka perusahaan konsultan pasti harus ikut betangungjawab karena anggaran untuk konsultan pengawas dengan proyek anggaran sebesar itu,"bebernya.

GNPK-RI Kabupaten Pelalawan menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam melakukan pengawasan agar proyek ini berjalan sesuai seperti yang telah direncanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Selanjutnya ia menerangkan, sebenarnya dengan dibangunnya dermaga penumpang ini, harus didukung dengan percepatan penyelesaian pembangunan jalan Lintas Bono,

"Pembangunan dermaga ini harus didukung dengan percepatan pembangunan Lintas Bono, sebab jika jalan ini tak kunjung selesai sampai ke Kuala Kampar keberadaan dermaga ini kedepan akan kurang bermanfaat dan fatalnya bisa jadi dermaga itu tidak bisa berfungsi, untuk apa dibangun kalau tidak digunakan, sehingga kita berharap pemerintah mementingkan prioritas bagi penyelesaian pembangunan jalan Lintas Bono dikabupaten pelalawan.

Dijelaskannya lagi, ia berharap semua proyek pembangunan yang ada dikabupaten Pelalawan dapat dikerjakan dengan baik, kami meminta sesuatu rencana dan anggaran yang dianggarkan benar-benar dapat mensejahrerakan masyarakat.

"Dari kami, GNPK RI Pimpinan Daerah Kabupaten Pelalawan salam anti korupsi,jangan rampok uang rakyat,"tutup Abdul Murat, S.Ip

Comment