Hapsari Dewi : Siswa SD Labschool Unesa Lidah Wetan Nantinya Dapat Membuat Produk Kreativitas Sendiri

banner 160x600

Women face

PENYALAINEWS.COM, SURABAYA - Salah satu program unggulan Sekolah Dasar (SD) Labschool Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Lidah Wetan adalah program STEAM (Science, Technology, Art, and Mathematic). 

Kepala Sekolah SD Labschool Unesa Lidah Wetan Hapsari Dewi mengatakan, di dalam program ini anak diajarkan untuk mengkolaborasi antara sains, tekhnologi, seni, dan matematika menjadi satu dalam pembelajaran. 

“Program ini diadakan di bawah pengawasan Dosen jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unesa yang diketuai oleh Heru Subratha,” ucapnya. Sabtu, (22/12). 

Lanjut Dewi, tujuan dari pembelajaran ini adalah melatih siswa untuk bisa berfikir secara integrated (gabungan). Salah satu contoh pembelajarannya adalah siswa diajarkan membuat berbagai macam bangun ruang (matematika).

“Kemudian mereka diminta menyusun bangunan tersebut menjadi berbagai bentuk (teknologi), dan diajarkan berbagai komposisi warna untuk membuat bentuk bangunan yang indah (seni), tutur Hapsari.

Hapsari berharap, kedepannya siswa akan bisa mulai membuat berbagai produk kreatifitas sendiri yang berguna dengan memperhatikan teknologi dan seninya juga.

“Saya membayangkan bahwa anak-anak kami yang masih dini sudah dapat diajarkan berfikir membuat bangunan dari bangun ruang kecil-kecil tersebut,” imbuhnya.

Setelah itu, mereka juga diajarkan kalau bangunan yang ditumpuk dengan jumlah tertentu, bangunan akan tidak mempunyai kekuatan.

Dan anak-anak diajarkan untuk mengkomposisikan warna secara indah. Otomatis, mereka akan terbiasa membangun sebuah bangunan dengan komposisi warna dan kekuatan bangunan. 

“Ini merupakan salah satu pencerminan (matematika) yang akhirnya menghasilkan karya seni yang indah,” tegas pimpinan sekolah tersebut. (ari)