Haram Hukumnya Borong Sembako & Masker di Tengah Wabah Corona

Penyalainews, Jakarta - Pemerintah Indonesia meminta kepada seluruh warga agar tak melakukan yang berlebihan dalam menghadapi wabah Virus Corona atau Covid-19, seperti memborong makanan dan juga masker. Sebab, pemerintah menyebutkan hal itu haram dilakukan.

"Kita punya tanggung jawab mencegah peredaran, ini bagian tugas keagamaan, jangan sampai kita menyebabkan kepanikan. Waspada penting tapi aktifitas kepanikan dengan cara memborong sembako, memborong masker menyebarkan info terkait Covid menyebabkan ketakutan orang tapi itu hoaks itu hukumnya haram," kata Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Ni'am di BNPB, Jakarta Timur, Kamis (19/3).

Menurutnya, saat ini terpenting adalah meningkatkan ketaqwaan, meningkatkan ibadah, doa dan juga munajat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar musibah ini dapat segera selesai.

"Agar kita diselamatkan dari musibah, agar musibah segera sirna, segera hilang, sehingga kita bisa kembali normal di dalam menjalankan aktivitas keagamaan, dan juga aktivitas publik yang lain," katanya.

Sebelumnya, pasca pengumuman dua warga Depok, Jawa Barat dinyatakan positif terpapar virus corona, masyarakat langsung menyerbu supermarket. Mereka berbondong-bondong membeli bahan makanan dalam jumlah besar.

Fenomena panic buying ini membuat stok barang kebutuhan sehari-hari ludes di sejumlah ritel di Jakarta dan Surabaya.

Pantauan Liputan6.com, di sebuah pasar swalayan yang ada di kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Senin (2/3/2020) malam, terlihat kerumunan warga yang memborong bahan makanan.

Penuhnya pengunjung dan banyaknya barang yang dibeli dari pasar swalayan tersebut, tentunya berdampak pada lama waktu antrean di kasir hingga berjam-jam.***red/rfm 

Sumber : Merdeka.com

Comment