Ini Dia Sosok Rusdi Bromi Aktifis Jalanan Menuju Parlemen

PEKANBARU (PENYALAINEWS.COM) – Aksi Rusdi bromi dalam menyuarakan keadilan dan menentang kebijakan yang dianggap dapat memberatkan masyarakat menjadikan sosok pria kelahiran Sumbar itu tidak takut dalam berjuang demi masyarakat meski harus turun ke jalanan.

Kepedulian Romi menjadikan ia seorang “Aktivis Jalanan” dan penggiat sosial di berbagai organisasi dalam perjuangkan segala bentuk keluhan dari masyarakat.

Berikut biografi dan sepak terjang Aktivis Rusdi bromi :

BIODATA

Nama : Rusdi Bromi
Kelahiran : Pesisir Selatan, 18 Agustus 1976
Agama : Islam
Alamat : Villa Tiga Dara Kecamatan Tampan, Pekanbaru.
Profesi : Wiraswasta dan Aktivis

BIOGRAFI

Rusdi Bromi dilahirkan di desa kecil di kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumbar pada 18 Agustus 1976. Semasa kecil ia sudah terbiasa hidup sebagai perantauan terutama saat memulai pendidikan dibangku Sekolah SD di jakarta, kemudian melanjutkan SMP, SMKN di Pariaman.

MASA KECIL

Tumbuh sebagai anak yang berprestasi, hal itu dapat dilihat sejak duduk di bangku sekolah dasar dari beberapa hadiah berbuah prestasi yang telah diraihnya, ketekunan belajar bahasa inggris membuat ia selalu mendapatkan nilai tinggi dan juga pernah diminta mengajari siswa oleh guru bahasa inggris sewaktu di SMP.

KIPRAH BERBAGAI ORGANISASI

Pengurus IKMR Kec, Tampan Bidang Pengembangan Organisasi  2013 – Sekarang

Ketua PERSOBAS Kota Pekanbaru 2015 – Sekarang

Sekretaris IKSG – PKDP Pekanbaru 2010-2013

Wakil Ketua PKDP KOTA Pekanbaru 2010 – Sekarang

Sekretaris IPK KEC, Tampan 2012 – 2013

Sekretaris  IPK Kota  Pekanbaru  2013 – 2015

Wk. Ketua Bidang Tenaga Kerja KNPI  Kota pekanbaru  2015 – Sekarang

Sekretaris Koperasi Pasar Panam (KOPPAS PANAM) 2018 – Sekarang

Wk. Sekretaris FOKAN Riau 2016 – 2019

Perintis serta Pendiri hingga Tercipta MUSWIL Pertama PEKAT IB Riau Pada 11 November 2015

Sekretaris Wilayah DPW PEKAT IB Riau 2015

Anggota DPP GPAN (Generasi Peduli Anti Narkoba) Sejak 2016

Pendiri/ Co-Founder DPP KATASANDI

Selain itu Rusdi Bromi masih aktif sebagai Mahasiswa Fakultas  Hukum di Universitas Islam Riau. Baginya tidak ada kata terlambat untuk terus menimba ilmu dan pepatahpun mengatakan “tuntutlah ilmu mulai dari ayunan sampai akhir kehidupan”. Berbagai keilmuan pernah ditekuninya seperti design grafis, Komputer dan ilmu ekonomi yang memang sudah dimulainya sejak pendidikan menengah. Baginya dengan terus belajar dan mempelajari semakin bisa untuk melihat luasnya dunia namun semakin kecil merasakan keberadaan dirinya.

Pembawaan sifat mudah bergaul hampir di semua kalangan membuat ia dikenal Idealis dan vokal dalam kritikan bersifat membangun terhadap setiap kebijakan yang dirasa tidak memenuhi unsur keadilan di masyarakat dan bersiap mengkritik kebijakan tersebut.

KEPEDULIAN DUNIA PENDIDIKAN

Menkritisi pihak sekolah melakukan pungutan liar (Pungli) bukan suatu baru lagi rusdi bromi menyelesaikan keluhan dari orang tua siswa.

Selain itu kritikan juga kerap ia dilontarkan kepada pemerintahan tentang sulit mendapatkan sarana pendidikan telah disediakan pemerintah terkait masuk sekolah berebut, berdesak dan di khawatir memicu suap dan pungli karena pendidikan merupakan kebutuhan anak bangsa.

Menurutnya pendidikan sudah sepantasnya harus di dukung bersama apalagi demi kemajuan suatu bangsa bukan mempersulit dalam mendapatkan pendidikan. hal sangat miris tapi itulah kenyataannya persoalan utama sekarang bagaimana memperjuangkan masyarakat agar memperoleh pendidikan adil dan layak.

BERANI MENEGAKKAN KEADILAN

Dalam upaya menegakkan hukum di masyarakat Rudi bromi ikut menentang pembangunan sebanyak 32 unit ruko di Arifin ahmad karena telah melanggar ketentuan dan telah menyalahi aturan pembangunan namun pihak-pihak terkait tak mengindahkan walau sudah di ingat beberapa kali maka ia tak segan-segan memaksa aktifitas tersebut dihentikan walau beresiko tinggi.

Namun karena kegigihannya dan rasa keingin tahuannya tentang sejauh mana hukum itu dapat diteggakkan dalam masyarakat hal beresiko pun ia lakukan dalam upaya menegakkan hukum berkeadilan hingga permasalahn selesai.

Comment