Iwan Pansa: Indomaret dan Alfamart Wajib Patuhi Perda

Penyalainews, Pekanbaru - Ketua  Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Iwan Pansa mengapresiasi kepada segenap jajaran Komisi II DPRD Kota Pekanbaru yang memanggil pihak PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) dalam hearing pada Senin 30/11/2020. Hal tersebut dinilai wajar mengingat semakin menjamurnya kedua minimarket tersebut sehingga berdampak buruk bagi UMKM dan perlahan mematikan kedai harian.

“Kami mendukung DPRD kota Pekanbaru untuk menegur Indomaret dan Alfamart yang memang nakal karena tidak transparan kepada masyarakat ota Pekanbaru. DPRD Pekanbaru harus tegas menuntaskan masalah ini, keberadaan mereka yang sampai ke perumahan masyarakat sangat mengganggu aktivitas UMKM dan kedai kecil” jelas Iwan P kepada Penyalainews.com Selasa (01/12).

Lanjut Iwan Pansa, Indomaret dan Alfamart diduga banyak melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru tahun 2015. Seperti pada pasal 24 perihal jam operasional untuk hari Senin sampai dengan Jumat, buka pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB; dan untuk hari Sabtu dan Minggu, buka pukul 10.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB. Praktikalnya; Indomaret/ Alfamart buka sejak pukul 07.00 WIB dan mulai banyak yang buka 24 jam operasional.

“Indomaret dan Alfamart banyak melakukan pelanggaran seperti jam operasional mereka yang tidak patuh, jarak tiap gerai yang relatif berdekatan, tidak adanya kerjasama saling menguntungkan dengan masyarakat, kalo dipatuhi perda ini UMKM dan pedagang kecil nggak akan protes” papar Iwan P.

Pada pasal 36 kata Iwan P,  perihal kerjasama dengan instansi terkait, masyarakat dan/ atau lembaga/ organisasi kemasyarakatan dalam Pengawasan dan Keamanan. Indomaret/ Alfamart harus meningkatkan sinergitas dengan masyarakat dan instansi pemerintahan.

“Patuhilah perda, rangkul masyarakat dan hentikan untuk program membuka gerai atau outlet baru, cukup di jalan protokoler saja” Pungkas Iwan P.

Pada Pasal 46 terang Iwan P, outlet atau gerai Indomaret dan Alfamart dijinkan paling banyak 100 (seratus) outlet/ gerai (perda tahun 2015) dan revisi oleh walikota dalam izin menjadi 150 outlet/ gerai (perda tahun 2016) se-Kota Pekanbaru. Namun kuat dugaan jumlah gerai mereka saat ini sudah melebihi kuota, Dewan menyebutkan gerai indomaret di Kota Pekanbaru bisa saja berkisar 400 gerai/ outlet lebih (belum pasti).

"Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat kedua belah pihak tidak mampu menunjukkan fakta data jumlah outlet Indomaret dan Alfamart di Kota Pekanbaru.tutupnya ***red/mp

Comment