Momentum 3 tahun kepemimpinan Rektor universittas Patimura Ambon

banner 160x600

Women face

PENYALAINEWS.COM, AMBON - Momentum 3 tahun kepemimpinan Rektor universittas Patimura Ambon (Prof. M. J. Sapteno) merupakan ajang untuk mengevaluasi, mengkontempelasi, menagih, mendesak, serta menuntut Rektor untuk Mencabut kembali Badan Layanan Umum (BLU) yang di tanda tangani oleh wakil Rektor 2 universittas Pattimura Ambon. 

Rektor Unpatti Ambon telah membuat kesepakatan dengan Pihak ketiga untuk masuk di kampus menanamkan saham, hal ini membuat kampus Unpatti sekarang sudah menjadi lahan Bisnis, bukan lagi menjadi sarana pendidikan (hal ini di sampaikan oleh Kordinator Aksi, Fauji Kelian) dalam konferensi persnya.

Universittas Pattimura Ambon yang seharusnya menjadi pintu masuk pendidikan perguruan tinggu di provinsi Maluku, sekarang mengalami sesuatu yang miris sekali, hal ini di tandai dengan kampus sudah menjadi komoditas dagang untuk para birokrasi kampus (menurut Ruslan Rumaratu) Ruslan menegaskan dalam konferensi pers yang di lakukan di kampus unpatti (Pujasera) ambon pada tanggal 11 oktober 2018 tersebut Rektor harus segera meletakan jabatan karena kami menilai Rektor telah GAGAL pimpin Kampus yang bertajuk Orang Basudara itu. 

Hal lain di sampaikan oleh Poyo Sohilauw, Poyo menegaskan bahwa ketika swastanisasi kampus Unpatti yang di lakukan oleh para birokrasi kampus yakni Wakil Rektor 2 dan Rektor kami menilai bahwasanya kampus sudah menjadi PASAR serta pendidikan di kampus Unpatti ambon sudah diperdagangkan oleh Pimpinan tertinggi yakni REKTOR unpatti ambon (Prof. M. J. Sapteno)

Rektor Unpatti ambon tidak efektif mengelola Kampus orang basudara karena Rektor lebih berpihak ke swastanisasi serta Rektor mau menjual kampus sebagai media pendidikan ke pihak ke tiga. 

Kepentingan transaksional yang dilakukan oleh Rektor serta pembantu-pembantu Rektor lebih mengedepankan status kuasa dari pada kepetingan mahasiswanya sendiri. Keberpihakan rector unpatti ambon kepada pihak ketiga seakan tak terbendung.

Tidak berpihaknya birokrasi kampus ke mahasiswa kembali terlihat dari kebijakan instan yang inkonstitusional yang ditandatangani oleh wakil rektor 2 unpatti ambon yang mengesahkan Status Badan Layanan Umum, pemberlakuan swastanisasi kampus yang dilakukan oleh pihak birokrasi kamppus memakai logika keuntungan untuk kepentingan pribadi. 

Rektor unpatti ambon telah melacuri dunia pendidikan khususnya pada kampus orang basudara (UNPATTI AMBON), kami meminta dengan tegas Rektor agar segera mencabut BLU, apa yang menjadi Indikator untuk kampus unpatti ambon di swastakan, kami berharap rektor jangan diamkan hal ini untuk mencari keuntungan.

Hal yang menjadi dasar kami bahwa kampus unpatti ambon sekarang sudah menjadi kampus milik perseorangan bukan lagi kampus orang basudara, hal ini karena proses penerimaan beasiswa Bidik Misi untuk angkatan 2018 tidak di buka, kami ber asumsi bahwasanya kuota untuk beasiswa bidik misi 2018 sudah di isi oleh orang-orang yang direkomendasikan para birokrasi kampus. 

Jata-jata beasiswa itu yang seringkali di lakukan oleh rektor terutama wakil rektor 3 bidang kemahasiswaan. Kami akan mendesak wakil rektor 3 untuk segera di pecat karena tidak ada transparansinya beasiswa bidik misi.

KAMI AKAN MELANGSUNGKAN AKSI PADA HARI SENIN TANGGAL 15 OKTOBER 2018 PUKUL : 09.00 WIT.

Di sisi lain, fenomena terbaru tentang Swatastanisasi kampus yang dilakukan oleh Rektor serta Wakil Rektor 2 adalah suatu kesalahan yang sangat besar. terbitnya kebijakan yang meng kebiri hak hak mahasiswa yakni SPI dan BLU. 

Inilah 3 TUNTUTAN MAHASISWA UNPATTI MENGUGGAT, atau yang kami singkat dengan TURUNKAN REKTOR DARI JABATANYA, sebagai bentuk konsistensi KAMI SELURUH MAHASISWA UNIVERSITTAS PATTIMURA AMBON :

1. BADAN LAYANAN UMUM YANG DITANDATANGANI OLEH WAKIL REKTOR II TIDAK SEJALAN DENGAN NAWACITA PRESIDEN JOKOWI DODO.

2. TIDAK TRANSPARANSI NYA PENERIMAAN BEASISWA BIDIK MISI 2018.

3. KAMI SELURUH MAHASISWA UNPATTI AMBON MEMINTA SERTA MENDESAK AGAR REKTOR MELETAKAN JABATANNYA. KARENA GAGAL MEMIMPIN UNPATTI.

Tembusan :

1. PRESIDEN R.I

2. KEMENRISTEK DIKTI

3. PB NU

4. PP MUHAMMADIYAH

5. BEM-RI

6. BEMNAS

7. FL2MI

 

TTD

Koordinator Lapangan

FAUJI KELIAN