P3S ingatkan Jokowi fokus ke pertanian atasi ancaman krisis pangan

Penyalainews, Jakarta - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) sejatinya tak perlu lagi merisaukan kemungkinan terjadinya krisis pangan di tengah pandemi COVID-19, sebagaimana yang diperkirakan Food Agriculture Organization (FOA) bila sedari awal menjalankan nasihat ekonom senior Rizal Ramli untuk lebih fokus pada program di sektor pertanian. 

"Saya teringat ucapan Pak Rizal beberapa tahun silam agar pemerintah fokus pada sektor pertanian guna mewujudkan kedaulatan pangan, sehingga rakyat bisa terselamatkan dari krisis pangan. Pak Rizal juga selalu ingatkan untuk tidak impor pangan," ujar Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, Selasa (14/4)

Meski demikian, Jerry meyakini tidak ada kata terlambat bagi Presiden Jokowi untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman krisis pangan yang menghantui Indonesia akibat pandemi COVID-19. Asalkan, sambung Jerry, Presiden Jokowi komitmen dan konsisten dalam mengimplementasikan program pertanian secara jitu dan nyata. 

"Tak ada kata terlambat bagi Pak Jokowi untuk mengimplementasikan komitmennya dalam mewujudkan kedaulatan pangan dengan menjalankan program pertanian secara nyata. Dan ini lah sebenarnya momentumnya," tukas Jerry, Selasa (14/4). 

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai menyoroti peringatan kelangkaan bahan pangan seperti diungkapkan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) di tengah pandemi COVID-19. Ia-pun mengintruksikan jajarannya untuk menjaga ketersediaan bahan pangan.

"Peringatan dari FAO agar betul-betul diperhatikan, harus digarisbawahi mengenai peringatan bahwa virus corona bisa berdampak pada krisis pangan dunia," ungkap Jokowi dalam video conference, Senin (13/4/2020).

Ia menyatakan musim panen pada bulan ini akan berlangsung lancar. Hanya saja, bisa saja musim panen pada Agustus dan September 2020 mendatang akan terganggu.

"Betul-betul dilihat secara detail, sehingga tidak mengganggu produksi rantai pasok maupun distribusi dari bahan-bahan pangan yang ada," tutur Jokowi.

Sebelumnya, ekonom senior Rizal Ramli dalam berbagai kesempatan selalu menekankan untuk meningkatkan produksi pertanian guna mensejahterakan petani dan menghindari krisis pangan.***red/rfm

Sumber : Elshinta.com 

 

Comment