Pemasangan Jaringan Distribusi Pembagi, Pemkab Rohil Siapkan Dana Sebesar Rp34 Miliar

banner 160x600

Women face

Penyalainews, Rokan Hilir - Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Dumai, Rohil, Bengkalis (Durolis) tahun 2018 terus digesa Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Pembangunan SPAM di Rokan Hilir disambut gembira oleh masyarakat Rohil, khsusnya masyarakat Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Bangko Pusako dan Rimba Melintang. Pemasangan Jaringan Distribusi Pembagi (DJP) sudah tersambungan ke rumah-rumah masyarakat.

Pembangunan SPAM Regional merupakan bukti dan keseriusan Pemerintah Rokan Hilir yang dipimpin oleh H Suyatno AMp dan sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama dengan Kementerian PUPR RI beberapa waktu lalu.

Pemkab Rokan Hilir telah menyiapkan sedikitnya Rp34 miliar dana dari APBD untuk pelaksanaan pembangunan tahap I dari IV tahap yang direncanakan untuk pemasangan Jaringan Distribusi Pembagi (DJP) sambungan ke rumah-rumah masyarakat.

Bupati Rohil H Suyatno mengatakan, saat ini tahap pembangunan sudah 60 persen dan ditargetkan akhir tahun 2018 ini semua selesai dan awal 2019, ribuan warga di wilayah Durolis sudah menikmati air bersih.

"Proyeks yang cukup strategis ini merupakan pertama dilakukan di Indonesia. Riau mendapatkan untuk wilayah Dumai, Rohil dan Bengkalis. Dengan kehadiran SPAM ini tentunya dapat dinikmati masyarakat Rohil khsusnya. Dan mendapatkan air bersih yang layak minum," kata Bupati Suyatno.

SPAM Regional Durolis dengan Kapasitas 1.500 it/detik yang terbagi tiga tahap. Tahap pertama sebesar 400 it/detik ini dimulai pembangunannya pada 2017. Melayani enam kecamatan di Dumai, empat Kecamatan di Rohil, dan dua kecamatan di Bengkalis.

"Tentunya kita sangat bersyukur dapat bantuan pembangunan SPAM di Rokan Hilir. Selama ini masyarakat kita kesulitan mendapat air bersih, kini kedepanya sudah ada di rumah masing-masing," kata Suyatno.

Sumbangan Rumah (SR) untuk Rohil sebanyak 10.000 SR, Dumai 15.000 SR dan Bengkalis sebanyak 15.000 SR. Untuk sumber air yang digunakan dalam pembangunan air minum Durolis berasar dari Sungai Rokan (Rohil) yang menjadi sumber air baku satu-satunya yang layak digunakan untuk ketiga wilayah.

"Semoga dengan adanya SPAM dapat membantu kesulitan masyarakat Rohil mendapatkan air bersih, untuk itu perlunya dukungan dari masyarakat agar pelaksana pembangunan ini bisa berjalan dengan sukses dan lancar," ungkap Bupati.

Kemudian, Pemasangan Jaringan Distribusi Pembagi (DJP) sambungan dari rumah ke rumah masyarakat untuk tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Bangko Pusako, dan Kecamatan Rimba Melintang yang saat ini kegiatannya sedang berjalan.

"Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Durolis ini merupakan salah satu komitmen pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk peningkatan pelayanan dasar publik yakni pelayanan di bidang air bersih bagi masyarakat," kata Kadis PUTR Rohil, Jon Syafrindow melaui Kabid Cipta Karya dan Jasa Konstruksi, Juwarto.

Pelaksanaan pemasangan jaringan distribusi (JDP) sambungan dari rumah ke rumah masyarakat, kata Juwarto saat ini proses pengerjaannya sedang berjalan, yang dikerjakan oleh masing-masing rekanan kontraktor pemenang tender. 

"Pelaksanaan pemasangan sambungan Jaringan Distribusi Pembagi (JDP) untuk Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan itu dilaksanakan oleh PT Limar Bayu Utama dengan anggaran Rp6 miliar lebih, dan pelaksanaan  pengerjaan pemasangan JDP untuk Kecamatan Rimba Melintang itu dilaksanakan oleh PT Multi Glonbal Konstrindo dengan anggaran Rp12,5 miliar lebih. Pemasangan JDP untuk Bangko Pusako dilaksanakan oleh PT Kharisma Bina Konstruksi dengan anggaran Rp15,7 miliar lebih," jelas Juwarto. 

"SPAM Durolis ini, tidak hanya dibangun melalui APBD Kabupaten/Kota saja, juga melalui anggran APBD Provinsi, dan APBN. Untuk pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) dilaksanakan oleh pemerintah propinsi dengan anggaran Rp69 miliar, sedangkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dibangun oleh Direktorat Sumber Daya Air Kementerian PUPR dengan anggaran Rp26 miliar," terang Juwarto.

Pihaknya optimis dalam waktu empat bulan ke depan pengerjaan jaringan pipa di tiga kecamatan sudah bisa rampung dikerjakan. Kemudian dilanjutkan untuk tahapan berikutnya, pemasangan JDU dan pemasangan DJP mengarah ke Kecamatan Batu Hampar dan Bangko, Ibukota Kabupaten Rokan Hilir.

Target kita, pelaksanaan program SPAM Regional Durolis di Rokan Hilir ini dapat dijadikan sebagai percontohan untuk seluruh indonesia, yang mungkin akan diresmikan langsung oleh bapak Presiden Jokowi," pungkasnya. (Adv)