Pengakuan Prabowo Setelah Hampir Setahun Menjadi Menteri Pertahanan

Penyalainews, Jakarta - Prabowo Subianto hampir setahun menjalankan tugas sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju. Prabowo berbagi cerita. Termasuk mengutarakan alasannya jarang tampil ke publik setelah diangkat menjadi menteri. Prabowo mengatakan, Menteri Pertahanan memang tidak seharusnya banyak bicara.

"Ini masalah security, ini masalah keamanan, masalah kerahasiaan. Itu sangat penting. Salah kalau menteri pertahanan banyak bicara," ujar Prabowo dalam video wawancara yang dilihat Selasa (13/10).

Dilansir dari Merdeka.com, Prabowo menegaskan dirinya menjaga rahasia pertahanan negara. Kalau bicara bisa di dimanfaatkan pihak yang tidak suka atau memiliki niat buruk terhadap negara.

"Saya tidak boleh kita bicara, kekuatan kita segini kita akan begini, kita akan beli alat ini, itu tidak bener. Nanti orang-orang tidak suka dengan Indonesia, punya niat tidak baik akan tahu. Jadi memang demikian. Tapi ya pada saatnya saya akan bicara tapi intinya itu," kata Ketum Gerindra ini.

Selama menjabat Menhan, Prabowo mengungkap kesulitannya. Dia bilang banyak birokrasi dengan mental lebih suka membuat hal menjadi rumit ketimbang menjadi sederhana.

"Kalau anda tanya kesulitannya menghadapi mental-mental semacam ini. Jadi di depan siap pak siap pak, di belakang cari alasan pandai-pandai itu banyak pejabat indonesia pandai mencari 200 alasan mengatakan tidak," kata Prabowo.

Menghadapi birokrasi berbelit, Prabowo pilih bersabar dan mengedepankan lobi-lobi.

"Sabar, kita atasi kita lobi kita kasih penjelasan. Tapi kadang-kadang bener-bener ya mengecewakan ada pejabat yang tidak berpikir bangsa berpikir sektornya saja," kata Prabowo.***red/rfm

Comment