Peringatan Hari Santri Nasional 2018 rencananya dipusatkan di Tasikmalaya atau Garut

Penyalainews, Jakarta - Hari Santri Nasional tahun ini bakal diselenggarakan di Tasikmalaya dan Garut, Jawa Barat. Pengurus Besar Nahdatul Ulama menjadi penyelenggara puncak peringatan pada 22 Oktober 2018.

"Tahun lalu puncak acara di Tugu Proklamasi dan Tugu Monas tapi tahun ini ada kemungkinan di Jawa Barat, terutama di daerah selatan. Mungkin Tasikmalaya dan Garut," ujar Sekjen PBNU Helmy Faisal Zaini saat konferensi pers di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (12/9).

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini merupakan keempat kalinya digelar sejak pertama kalinya diperingati secara resmi pada 22 Oktober 2014.

"Hari santri merupakan hari di mana kita mengenang peristiwa bersejarah yang kita kenal dengan resolusi jihad," jelas Helmym

Ketua PBNU Marsudi Suhud ditunjuk sebagai ketua panitia pelaksana hari santri 2018. Dia menjelaskan berbagai rangkaian acara akan dilaksanakan sebelum tanggal 22 Oktober. Rangkaian acara akan dilaksanakan di sejumlah tempat termasuk di Jakarta.

"Rangkaian ini rangkaian panjang ada kegiatan Istighosah Akbar, pembacaan 1 milyar sholawat nariyah yang serentak. Apel hari santri tanggal 22 nya, bisa di Jakarta di Monas, tapi wilayah lain ada yang menginginkan juga. Untuk itu masih dikoordinasikan," ucapnya.

Pada hari santri tahun ini juga diramaikan dengan berbagai acara kreatif. Seperti lomba kreativitas santri, jalan keluarga sakinah, dan penghargaan santripreuneur.

"Kita adakan santripreuneur award, untuk start up - start up keluarga santri. Kita bangga kalangan santri sudah menjadi pengusaha," jelas Marsudi.***red/rfm 

Sumber : Merdeka.com

Comment