Rayakan Dies Natalis yang Ke-41, Fisip Unair Anugerahi Misiyah Soetandyo

banner 160x600

Women facePenganugerahn Soetandyo Award 2018

PENYALAINEWS.COM, SURABAYA - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga merayakan Puncak Dies Natalis ke-41 tahun. Bertempat di Aula Soetandyo FISIP Unair, acara dimulai pukul 12.30 sampai 16.00 WIB. 

Bertemakan “Berkarya, Bertumbuh dan Bersinergi”, Puncak Dies Natalis FISIP Unair terdiri atas tiga rangkaian acara. 

Acara diawali dengan tasyakuran potong nasi tumpeng, sebagai bentuk rasa syukur FISIP Unair telah mencapai usia ke-41 serta harapan agar semakin berkarya ke depannya. 

Kemudian pembukaan FISIP Ideas Matter (FIM) 5.0 yang dilanjutkan dengan kuliah tamu oleh Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc dengan tema “Millenial Challenges in Digital Era: Striving Creativity, Pursuing Innovation, and Necessity of Action”. Berlanjut ke acara inti, yaitu Penganugrahan Soetandyo Award 2018.

Soetandyo Award merupakan bentuk apresiasi yang diberikan oleh FISIP Unair kepada sosok inspiratif yang merepresntasikan perjuangan Almarhum Prof. Soetandyo. Prof Soetandyo Wignosoebroto, MPA (almarhum) adalah guru besar dan salah satu pendiri FISIP Unair, Prof. Soetandyo pernah berkata ”Andaikan saya ini mati dan bisa dilahirkan kembali, saya akan tetap memilih menjadi guru lagi. Guru itulah kebanggan kami”. Jumat, (16/11).

Sebagai pejuang, Prof. Soetandyo konsisten memperjuangkan nilai-nilai keadilan, hak asasi manusia, pluralisme, kebangsaan, anti kemiskinan dan civil society.

Pemenang Soetandyo Award 2018 yaitu Misiyah, seorang Direktur Institut KAPAL Perempuan. KAPAL Perempuan merupakan kependekan dari Lingkaran Pendidikan Alternatif untuk Perempuan. 

Organisasi KAPAL merupakan wadah dan penghubung gerakan perempuan dalam melakukan aksi refleksi untuk keadilan gender dan perdamaian. KAPAL Perempuan bekerja di seluruh Indonesia  dan telah berhasil mengembangkan sekolah perempuan di desa-desa yang telah melahirkan 5000 kader.

Selain sebagai aktivis perempuan, Misiyah juga aktif dalam berbagai penelitian mengenai perempuan. (ari)