Selamat! 168.742 Peserta Lolos SBMPTN 2019

Penyalainews, Jakarta -Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyatakan sebanyak 168.742 peserta lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019. Menristekdikti M Nasir menjelaskan peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari 119.777 peserta non bidikmisi dan 48.965 peserta pemohon bidikmisi.

Pengumuman SBMPTN 2019 sendiri dapat diakses mulai pukul 15.00 WIB. Nasir meminta peserta yang tidak lolos agar tidak putus asa. 

"Apabila tidak diterima di PTN, jangan putus asa, tetap semangat. Masih ada ujian mandiri PTN dan masih banyak perguruan tinggi swasta," kata M Nasir di Gedung D Kemenristekdikti, Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).

M Nasir menuturkan sistem tes seleksi masuk PTN tahun ini adalah yang paling baik. Para panitia tes seleksi PTN telah dikirim ke Amerika dan Swedia untuk mempelajari sistem tes yang antikecurangan.

"Sepanjang sejarah di Indonesia, yang tidak pernah terjadi problem, kecurangan atau apa-apa baru kali ini. Ini tim kami kirim ke Amerika, Swedia, kami suruh belajar," jelas M Nasir.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi menambahkan strategi untuk menggagalkan peserta yang curang adalah dengan cara menyajikan soal yang berbeda pada tiap sesi ujian. Seperti diketahui, SBMPTN 2019 menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Kompetensi (UTBK) sebagai syarat.

"Soal yang kami sajikan tidak sama. Jadi kami punya berset-set soal dan tiap kali ujian itu tidak sama. Bahkan dalam hari yang sama, tidak mesti sama soalnya. Setara, tapi tidak sama. Kami jamin baru kali ini betul-betul terjaga rapi," ujar Ravik.

Dia mengakui masih ada upaya peserta yang curang dengan cara membawa mikro kamera untuk merekam soal-soal ujian. Peserta tersebut lalu memberikan soal-soal ujian kepada peserta lainnya.

"Upaya peserta melakukan kecurangan ada. Mencoba membantu temannya. Kan tes UTBK (ujian tertulis berbasis komputer) 24 sesi, disangkanya temannya yang akan tes nanti soalnya sama," jelas Ravik.***red/frd

Sumber : Detik.com

Comment