Setelah datangi Polda dan Kejati Riau, AMAPPP juga berorasi dirumah Anggota DPR RI Drs, Achmad, M.Si

Penyalainews, Pekanbaru - Setelah mendatangi Polda dan Kejati Riau, masa Aksi Aliansi Mahasiswa dan Alumni Pembela Pondok Pesantren (AMAPPP) juga menyampaikan orasi didepan rumah Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Drs, Achmad, M.Si jalan Ronggo Warsito Pekanbaru-Riau.

Koordiantor Lapangan Muhammad Farhan manyampaikan orasinya dengan tegas agar Drs, Achmad, M.Si meminta maaf secara resmi tentang Manajemen Pondok Pesantren.

"Penyataan multitafsir beliau sempat dilontarkan ketika rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama Kementrian Agama RI tentang Manajemen Pondok Pesantren, kata-kata dia ketika itu sangat memalukan, dan merendahkan harga diri Pondok Pesantren diseluruh Indonesia, kami meminta dia meminta maaf secara resmi," tegas Farhan ketika beoraasi, Senin (28/09).

Disamping itu, pada aksi ini Muhammad Farhan menyampaikan dengan jelas agar Partai Demokrat bertindak tegas dan memberi sanksi berat terhadap Drs, Achmad M.Si.

"Kita meminta petinggi Partai Demokrat tegas terhadap persoalan ini, karena sebagai (kader,red) beliau juga membawa nama baik partai, tetapi dengan peryataan tersebut membuat citra Partai Demokrat menjadi buruk, karena menunjang polemik ditengah masyarakat, terkhusus kepada seluruh pondok pesantren diseluruh Indonesia," tutup Muhammad Farhan.

Aksi masa didepan rumah Anggota DPR RI Drs Achmad M.Si tersebut juga mengundang perhatian masyarakat yang melintas, dan AMAPPP juga membetang spanduk  tuntutan dipagar rumah milik Drs, Achmad, M.Si. 

Sebelumnya, Drs. Drs Achmad, M.Si mengeluarkan statement pada saat rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama dan jajarannya. Hal tersebut juga diposting di facebook pribadi politisi Partai Demokrat pada Selasa (08/09). 

"Ini sebetulnya masalah UIN Suska Riau, ini luar biasa, saya pada forum ini mengharapkan kepada bapak, berhentikan seceparnya Rektor UIN Suska Riau. Itu manajemen pondok, pak. sudah beberapa kali diberitahukan tapi tidak juga. Ini data sebanyak-banyaknya saya bawa, banyak terjadi konflik di UIN Suska Riau, mulai dari otoriter manajemen hingga dugaan korupsi dan pembungkaman mahasiswa,"terang Achmad dalam keterangan yang diunggah di akun Facebook pribadinya.***red/rfm

Rezky FM

 

Comment