Terkait Karhutla, Formasi Riau minta Presiden Jokowi Evaluasi Izin PT. Arara Abadi

Penyalainews, Pekanbaru - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun ini masih menjadi ancaman nyata di depan mata. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di wilayah Sumatera akan terjadi antara bulan Juni hingga Agustus 2020.

Pada 28 Juni 2020 lalu kebakaran hebat melahap lahan konsesi yang kuat dugaan adalah milik PT. Arara Abadi di Desa Merbau Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.

Atas kebakaran hutan dan lahan tersebut LSM FORMASI RIAU meminta Presiden Republik Indonesia Jokowi untuk mengevaluasi izin perusahaan PT.Arara Abadi yang merupakan anak perusahaan PT. Indah Kiat Pulp and Paper (Sinarmas Group).

“Pak Presiden Jokowi, kami dari FORMASI RIAU meminta agar mengevaluasi izin PT. Arara Abadi,” kata Direktur FORMASI RIAU, Dr. Muhammad Nurul Huda, SH, MH kepada awak media, Minggu (12/07).

Dan kepada aparat Hukum, Huda meminta bekerja sacara profesional serta menuntaskan penyelidikan atas Karhutla yang terjadi baru-baru ini.

"Polda dan pemerintah provinsi Riau pak Syamsuar harus bersinergi, kami berharap hutan Riau tak ada lagi yang menjadi asap, cabut izin perusahaan yang lalai dan bandel, harus Law In Action ,"tutupnya.***red/rls

Editor : Rezky FM 

 

Comment