Tim Pascasarjana Unesa Turun Mengabdi Saat Lombok Diguncang Gempa

banner 160x600

Women face

PENYALAINEWS.COM, LOMBOK TIMUR - Tim Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya pada 3-5 Agustus 2018 melakukan Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Lombok Timur. 

Tim pascasarjana yang tak kurang dari 16 Profesor dan 40 Doktor melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur untuk melatih dan mendampingi beberapa Guru dan Kepala Sekolah mulai dari tingkat PGPAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK. 

Dewie Tri Wijayati Wardoyo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personal dari guru tersebut. “Dan meningkatkan kemampuan sekolah secara umum agar dapat memajukan tingkat pendidikan di Kabupaten Lombok Timur,” tukasnya saat memberikan pengarahan kepada peserta. Minggu, (05/08).

Salah satu tim Pascasarjana yang diketuai Prof. Dr. Dewie Tri Wijayati Wardoyo, M.Si. dengan anggota Dr. Hariyati, M.Si. Ak. dan Achmad Kautsar, S.E., M.M. melaksanakan kegiatan dengan judul “Pelatihan Implementasi Manajemen Akuntansi Berbasis SAK – EMKM Bagi Guru SMU bidang studi Ekonomi Di Lombok Timur”. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang yang terdiri dari guru SMU/SMK yang ekonomi dan kepala sekolah yang ada di Kabupaten Lombok Timur.

Meteri pertama adalah Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK-EMKM). SAK-EMKM sangat penting bagi dunia usaha dalam upaya meningkatkan reputasi UMKM dalam hal pembiayaan. 

Dengan adanya SAK EMKM diharapkan semua UMKM menjadi bankable, auditable dan feasible. “Dengan diberinya wawasan kepada guru-guru SMU/SMK ekonomi dan akuntansi akan berdampak pada bahan ajar yang disampaikan kepada siswa,” pungkasnya.

Materi kedua adalah mengenai pengelolaan unit bisnis. Unit bisnis atau unit produksi sekolah ialah suatu proses kegiatan usaha yang dilakukan sekolah secara berkesinambungan, bersifat akademis dan bisnis dengan memberdayakan warga sekolah dan lingkungan dalam bentuk unit usaha produksi yang dikelola secara profesional. 

“Untuk para kepala sekolah dan guru SMU/SMK ekonomi dan akuntansi, materi ini dapat dijadikan pedoman bagi sekolah untuk mengembangkan unit bisnis yang juga melibatkan siswa, agar siswa juga memiliki jiwa kewirausahaan dan jiwa kemandirian,” tuturnya.

Audiens dari kedua kegiatan nampak antusias dengan banyaknya pertanyaan dan jumlah kehadirannya. Setelah menyampaikan banyak materi kepada para guru dan kepala sekolah di wilayah Kabupaten Lombok Timur, tim pascasarjana juga memberikan bantuan dana sosial untuk para korban bencana gempa yang terjadi sepekan sebelum pelaksanaan kegiatan. (arianto)