Yuk Simak ! 15 Fungsi Hutan Mangrove Bagi Konservasi Daerah Pesisir

Penyalainews, Lingkungan - Fungsi hutan mangrove sangatlah banyak dan beragam. Ya, hutan mangrove atau yang biasa dikenal dengan istilah Mangrove merupakan salah satu jenis hutan yang meskipun tidak selebat dan sebesar hutan lindung, ternyata memiliki banyak fungsi untuk menjaga daratan dari pasang surut air laut.

Ya, mangrove sendiri memang kebanyakan berada di pinggir pantai yang berbatasan langsung dengan laut. Biasanya, hutan mangrove juga sering diistilahkan sebagai penjaga pantai, karena memang secara harafiah hutan mangrove merupakan hal pertama yang akan menjaga pantai ataupun daratan dari air laut.

Saat ini hutan mangrove populasinya sedang berada di dalam ancaman, karena beberapa hutan mangrove mengalami banyak kerusakan, yang disebabkan oleh pembukaan lahan pantai untuk kepentingan komersil, seperti perluasan daratan dan juga pembangunan besar – besaran.

Namun demikian, tak sedikit juga mereka yang peduli dan pada akhirnya ikut melestarikan keberadaan dari hutan mangrove tersebut, sehingga masih dapat bertahan hidup. Padahal fungsi hutan ini sangatlah beragam.

Fungsi Hutan Mangrove

Berikut ini adalah beberapa fungsi Hutan Mangrove :

1. Sebagai sumber konsumsi

Beberapa buah, biji dan juga daun dari jenis – jenis tanaman yang hidup di dalam hutan mangrove dapat dimanfaatkan untuk konsumsi sehari – hari. Jenis dedaunan seringkali diolah sebagai sayur ataupun lalapan, seperti jenis pakis laut. Biji – bijian dan juga buah dari tanaman yang terdapat di hutan mangrove juga seringkali dimakan begitu saja, dan tentu saja juga memiliki nilai gizi yang tinggi.

2. Apotek hidup

Pemanfaatan dari hutan mangrove sebagai apotek hidup kini sudah mulai dilakukan. Bagaimana tidak, hampir semua jenis tanaman yang tumbuh dan juga hidup di dalam hutan mangrove dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat alias apotek hidup. Dengan fungsi ini, maka secara tidak langsung hutan mangrove bisa berperan sebagai apotek hidup yang dapat membantu mengatasi permasalahan kesehatan yang dialami oleh mereka yang tinggal di sekitar hutan mangrove.

3. Menjaga kestabilan garis pantai

Fungsi penting lainnya dari hutan mangrove adalah untuk membantu menjaga kestabilan dari garis pantai. Kestabilan garis pantai sangat penting untuk dijaga, karena apabila tidak terjaga, maka lama kelamaan garis pantai akan terkikis. Kondisi ini kemudian dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada lokasi daratan dan juga pantai, dimana akan terjadi abrasi yang disebabkan oleh air laut. Hal ini akan menyebabkan daratan menjadi lebih sempit dan juga terkikis, sehingga tentunya akan merusak kehidupan di sekitar pantai.

4. Mencegah Tsunami

Fungsi hutan mangrove sebagai penahan gelombang abrasi telah banyak dimanfaatkan. Aceh dan Jepang merupakan lokasi terjadinya tsunami yang dahsyat. Tsunami sendiri ternyata bisa dicegah, atau setidaknya direduksi dampak kekacauan yang ditimbulkannya dengan melestarikan dan mengembalikan fungsi dari hutan mangrove. Dengan demikian, maka bencana tsunami pun dapat dicegah.

5. Mereduksi gelombang pasang air laut


Alasan utama mengapa hutan mangrove dapat mencegah terjadinya bencana alam seperti tsunami adalah karena pohon – pohon dan juga tanaman yang terdapat di dalam hutan mangrove memiliki kemampuan yang sangat baik untuk mereduksi gelombang pasang air laut. Jadi, ketika air laut mengalami gelombang pasang, hutan mangrove mampu untuk mereduksi akibat yang ditimbulkan. Setidaknya, 60% dari gelombang air laut bisa direduksi oleh keberadaan hutan mangrove, sehingga wajar saja apabila keberadaan dari hutan mangrove ini dapat membantu mencegah dan mengurangi dampak buruk dari terjadinya tsunami dan gelombang pasang tinggi.

6.Mencegah Abrasi

Abrasi merupakan proses pengikisan daratan atau tanah, yang banyak terjadi karena faktor gelombang air laut. Ketika daratan terlalu sering mengalami gesekan dengan air laut, maka hal ini akan menyebabkan terjadinya abrasi, dimana daratan akan menjadi semakin terkikis dan menyempit. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya luas daratan, dan dapat menyebabkan air laut mudah naik ke permukaan. Hutan mangrove lah yang menjaga agar hal ini tidak terjadi. Dengan adanya hutan mangrove sebagai tameng dari suatu daratan dari air laut, maka kemungkinan terjadinya abrasi dapat diperkecil.

7.Pencegah intrusi air laut serta menahan lumpur

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, hutan mangrove memiliki fungsi untuk mencegah intrusi air laut, atau masuk dan naiknya gelombang pasang air laut ke permukaan atau daratan. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya banjir rob, ataupun sedimentasi dari lumpur yang ikut terbawa. Untuk mencegah hal ini terjadi, maka hutan mangrove harus dioptimalkan fungsinya untuk menjaga daratan dari intrusi air laut tersebut.

8.Sebagai lokasi hidup bagi ikan laut

Daerah hutan mangrove juga merupakan daerah yang masih berisi air laut dalam jumlah banyak. Hal ini membuat lokasi hutan mangrove menjadi tempat tinggal dari beberapa hewan laut, seperti ikan, ubur – ubur dan kepiting. Beberapa hewan laut juga memanfaatkan lokasi yang berada di area hutan mangrove untuk mendukung proses pemijahan dan juga menjadikan hutan mangrove sebagai nursery ground untuk membantu membesarkan anak – anak mereka.

9.Penghasil kayu untuk bahan bangunan dan kayu bakar

Pohon – pohon yang ada di dalam hutan mangrove juga bisa dimanfaatkan persis seperti pohon yang terdapat pada hutan – hutan darat pada umumnya. Ya, kayunya bisa dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, seperti pembuatan papan – papan dan juga mebel dan furniture. Selain itu, kayu dari tanaman yang berada di dalam hutan mangrove juga dapat dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai kayu bakar, yang dapat menghemat penggunaan bahan bakar fosil.

10.Sebagai pulp atau bahan baku kertas

Sama seperti kayu lainya, kayu yang berasal dari tanaman di hutan mangrove bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan baku dari kertas atau pulp. Kertas yang terbuat dari bahan dasar kayu yang ada di dalam hutan mangrove memiliki kualitas yang sangat baik, tidak kalah dengan kualitas dari kertas yang dibuat dengan batang kayu dan juga kulit kayu seperti pada

11.Bahan baku tekstil

Kulit kayu pepohonan yang terdapat pada hutan mangrove juga memilki fungsi hutan mangrove lainnya, yaitu sebagai bahan baku dari pembuatan tekstil atau kain.

12.Sebagai Pupuk

Para petani pun bisa juga memanfaatkan lokasi hutan mangrove untuk mengambil pupuk. Biasanya sisa daun yang sudah mengendap bisa dimanfaatkan penggunaannya sebagai pupuk kompos yang dapat menbantu meningkatkan produksi pertanian.

13.Lokasi Ekowisata

Seperti halnya manfaat sungai sebagai ekowisata, merupakan manfaat umum dari fungsi hutan mangrove. Banyak wilayah hutan ini yang dimanfaatkan sebagai lokasi ekowisata. Hal ini membuat para wisatawan dan juga turis bisa berekreasi menikmati pemandangan hutan mangrove yan alami dan asri, sekaligus menyadari bahwa keberadaan hutan mangrove sangatlah penting bagi kehidupan dan juga kepentingan ekosistem. Jadi, sambil berwisata, para turis bisa ikut berpartisipasi dalam program penanaman dan penghijauan pada hutan mangrove untuk membantu melestarikan keberadaan dari kawasan hutan.

14.Sebagai lahan cadangan dari transmigrasi dan pemukiman

Merupakan fungsi lainnya, meskipun tidak direkomendasikan. Tidak menjadi lahan cadangan dari pemukiman, dimana sebagian dari hutan mangrove bisa diubah menjadi lahan tempat tinggal. Namun demikian, sebenarnya hal ini malahan bisa merusak aspek utama dari fungsi hutan mangrove itu sendiri dan kemungkinan malah dapat memusnahkan keberadaannya.

15. Dikonversi sebagai lahan tambak

Beberapa lokasi hutan mangrove juga dapat dimanfaatkan sebagai lahan tambak ikan. Kondisi air yang baik merupakan salah satu hal yang dapat membuat hutan mangrove sangat baik untuk dijadikan lahan tambak. Dengan adanya lahan tamak pada lokasi hutan mangrove, maka para penambak tidak perlu repot mencari lahan tambak hingga ke tengah – tengah laut, yang tentu saja akan memakan waktu.

Fungsi Hutan Mangrove juga dapat Digunakan Sebagai Lahan Tambak
Ternyata, fungsi hutan mangrove sangatlah banyak dan juga beragam. Hutan mangrove juga sangat penting dalam mendukung kehidupan manusia dan juga segala keanekaragaman hayati, terutama hewan – hewan laut. Karena itu, kita pun harus bisa menjaga dan juga melestarikannya agar tetap berguna bagi kehidupan kita dan juga keseimbangan lingkungan.***red/rfm

Sumber : Lindungi Hutan 

Editor : Rezky FM

 

Comment