Barisan Pemuda Mahasiswa Riau Jakarta (BPMRJ) Turut Mengawal Isu Proyek Payung Elektrik Masjid An-Nur Dinilai Janggal dan Diduga Melibatkan Anak Gubenur Riau

Penyalainews, Jakarta - Nama A anak dari  Gubernur Riau  Syamsuar diduga menerima suap dalam proyek Payung Elektrik Masjid An-Nur Pekanbaru.

Dilansir detik.com Sabtu,15 Juli 2023, Nama putra Gubernur Riau, A kerap disebut-sebut menerima suap dan terlibat dalam proyek payung elektrik.

Hal itu yang menyebabkan proyek payung elektrik yang bernilai 42 miliar sempat terbengkalai dan bermasalah sejak awal bahkan saat sudah selesai jamaah dari Masjid An-Nur kecewa karena pembiayaan angka yang tinggi tetapi kualitas sangat tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Sederet Informasi terkait Proyek Payung Elektrik Masjid An-Nur tengah beredar di kalangan masyarakat Indonesia khususnya Riau, sudah seharusnya seluruh lapisan masyarakat Riau mengawal dengan memeriksa kejanggalan-kejanggalan tersebut melalui pihak berwenang. Pemeriksaan tersebut tentunya adalah guna menemukan kebenaran yang sebenar-benarnya.

Ketua Barisan Pemuda Mahasiswa Riau Jakarta (BPMRJ) di Jakarta, mendesak Kejaksaan Tinggi Riau (Kejati) agar Fokus pada petinggi-petinggi dari proyek Payung Elektrik ini dan juga memeriksa seluruh yang terlibat. Hal ini disampaikan Ketua BPMRJ Jakarta di dalam diskusi mingguan BPMRJ-Jakarta.

“ Melihat isu-isu perihal Payung Elektrik yang menjadi pembahasan hangat di Riau yang meresahkan masyarakat Riau, kita juga akan mengawal, menyuarakan dan mendesak pihak berwenang untuk segera memeriksa hal tersebut hingga menuju titik paling terang melalui jalur Nasional yakni melibatkan KPK untuk turun tangan terhadap kasus ini,”  Ungkap Adi Putra (Korlap) Jakarta, Rabu (18/07/2023).

Sampai sejauh ini belum ada informasi terbaru dari Kejaksaan tinggi Riau yang sudah merampungkan pemeriksaan dan menyerahkan seluruh berkas kepada bidang pidana khusus. Kejaksaan Tinggi Riau mempelajari hasil penyelidikan pengumpulan data (PULDATA) dan pengumpulan bahan keterangan (PULBAKET) terkait kasus dugaan korupsi pembangunan payung elektrik Masjid An-Nur,Pekanbaru.

Pulbaket dan Puldata yang ditangai intel Kejati  Riau sudah rampung dan telah diserahkan kebidang Pidana Khusus kata Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejati Riau Bambang Heripurwanto Senin 17 Juli 2023 lalu.

“Apabila tetap terjadi kejanggalan dan kelambatan di dalam pemeriksaan dan pengusutan dugaan-dugaan tersebut, kami lintas Barisan Pemuda Mahasiswa Raiau Jakarta akan turun ke jalan untuk mengawal kasus tersebut yang menyeret perhatian cukup besar dikancah Nasional” Pungkas Benny.***red/rls

Comment