Penyalainews, Pekanbaru - Direktur Utama PT. Pengembangan Investasi Riau (PT. PIR), Adel Gunawan, menanggapi viralnya cuitan @CakraWirabangsa di Twitter mengenai dugaan oknum PT. PIR menerima uang operasional tambang dari PT. Edco Persada Energi.
Saat dikonfirmasi melalui saluran telepon Whatsapp, Dirut PT. PIR, Adel Gunawan, mengatakan baru mengetahui persoalan ini.
Adel Gunawan, juga mengatakan PT. PIR akan melakukan investigasi serta mencari petunjuk mengenai dugaan penerimaan uang operasional tersebut.
"Saya baru tau, dari siang hingga sore ini, kita akan investigasikan," ujar Adel Gunawan kepada Penyalainews.com, Kamis (04/05/2023).
Lebih lanjut, Adel mengatakan PT. PIR akan melayangkan surat kepada PT. Edco Persada Energi dengan maksud mempertanyakan apa tujuan pengiriman uang tersebut.
"Kita akan mengirim surat ke PT. Edco, kan Edco yang ngirim kan, apa maksudnya mengirim itu," ungkap Adel.
"Ini kita akan rapat hari ini, kita punya konsultan hukum, kita punya pemegang saham," lanjutnya.
Saat dikonfirmasi mengenai hubungan PT. PIR dengan PT. Edco, Adel menjelaskan, PT. Edco merupakan perusahaan jasa pertambangan dan kontraktor Izin Usaha Pertambangan (IUP) dari PT. PIR.
"Perusahaan tambang, kontraktor IUP PT. PIR," terangnya.
Diketahui, sebelumnya viral di Twitter mengenai adanya dugaan oknum PT. PIR menerima uang dari PT. Edco Persada Energi untuk kelancaran operasional tambang.
Hal itu disampaikan akun Twitter @CakraWirabangsa melalui cuitannya.

(Tangkapan layar akun Twitter @CakraWirabangsa)
Dalam cuitan itu, secara ringkas menyebutkan adanya dugaan bahwa PT. Pengembangan Investasi Riau menerima transferan dari PT. Edco Persada Energi.
"Edco Persada Energi mengirim untuk biaya operasional PT. PIR," cuit @CakraWirabangsa. "Ada beberapa lagi," lanjut cuitannya.
Pada cuitan tersebut, @CakraWirabangsa melampirkan gambar diduga screenshoot bukti transferan kepada oknum pejabat PT. PIR.
Screenshot bukti transferan tersebut tertulis Pay Operasional Cost (OC) Dirops PT. PIR untuk kelancaran operasional tambang.***red/tim
Laporan : Junelka L Padang
Editor : Rezky FM

Comment