Penyalainews, Pekanbaru – Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) Cabang Riau–Kepri akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada Selasa, 30 September 2025.
Aksi ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap maraknya dugaan praktik korupsi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang menyeret nama Bupati terpilih, H. Herman.
Dalam surat pemberitahuan aksi yang disampaikan ke Polresta Pekanbaru, IMIKI menyoroti dugaan korupsi berupa pemotongan anggaran penyaluran paket Premium Ramadhan BAZNAS Inhil bernilai miliaran rupiah. Herman disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam distribusi paket tersebut.
Selain itu, mahasiswa juga menuntut Kejati Riau untuk segera memeriksa proyek-proyek di Dinas PUPR Inhil yang diduga di monopoli, serta meminta H. Herman mundur dari jabatannya apabila terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Mereka menilai praktik semacam ini bukan hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mengkhianati nilai kemanusiaan karena dana zakat seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin.
Koordinator Umum IMIKI Riau–Kepri, Muhammad As’ad, menegaskan bahwa aksi ini diikuti oleh sekitar 100 massa dengan berbagai alat peraga seperti spanduk, poster, dan mobil komando.
“Kami mendesak Kejati Riau untuk segera mempercepat proses penyidikan serta menetapkan tersangka apabila bukti-bukti korupsi sudah terpenuhi,” ujarnya.
IMIKI menilai penegakan hukum yang transparan dan tegas adalah kunci terciptanya keadilan bagi masyarakat. Mereka berharap Kejati Riau tidak ragu mengambil langkah tegas demi kepentingan rakyat banyak.***red/rfm

Comment