IMIKI Riau - Kepri Akan Gelar Aksi 7 Oktober Dan Soroti Bupati Herman,  Pada Dugaan Korupsi BAZNAS dan Proyek PUPR Inhil

Penyalainews, Pekanbaru – Isu dugaan korupsi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali mencuat dan menuai sorotan publik.

Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia (IMIKI) Cabang Riau-Kepri menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Tinggi Riau pada Selasa, 7 Oktober 2025 pukul 09.00 WIB.

Dalam surat pemberitahuan aksi yang ditandatangani Koordinator Umum Muhammad As’ad dan Koordinator Lapangan Najmuddin H, IMIKI menyoroti adanya dugaan korupsi pemotongan anggaran penyaluran paket Premium Ramadhan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Inhil yang diduga kuat melibatkan Bupati Inhil, H. Herman.

Paket bantuan yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat kurang mampu tersebut justru diduga mengalami penyimpangan hingga merugikan rakyat.

Selain itu, IMIKI juga menyoroti dugaan monopoli proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Inhil.

Mahasiswa mendesak Kejati Riau segera mengambil langkah tegas dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak-pihak terkait.

Adapun tuntutan IMIKI dalam aksi tersebut meliputi:

1. Mendesak Kejati Riau segera mempercepat proses penyidikan dan mempublikasikan hasil temuan kasus dugaan korupsi BAZNAS.

2. Meminta pemeriksaan terhadap Dinas PUPR Inhil terkait dugaan monopoli proyek yang dikaitkan dengan Bupati H. Herman.

3. Menuntut Bupati H. Herman mundur dari jabatannya apabila terbukti melakukan korupsi pemotongan anggaran penyaluran paket Premium Ramadhan BAZNAS Inhil.

4. Mendesak Kejati Riau segera menetapkan tersangka jika dugaan korupsi benar-benar terbukti dengan alat bukti yang cukup.

Koordinator Umum IMIKI Riau-Kepri, Muhammad As’ad, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa terhadap praktik dugaan korupsi yang mencederai keadilan masyarakat.

“Kami akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Hak rakyat kecil harus diperjuangkan, bukan dimanfaatkan,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Najmuddin H menambahkan bahwa aksi yang akan melibatkan sekitar 100 orang massa ini akan digelar secara damai dengan atribut berupa spanduk, poster, toa, dan mobil komando.

IMIKI menekankan bahwa perjuangan mereka adalah bagian dari komitmen mahasiswa untuk menjaga nilai-nilai keadilan sosial serta mendukung pemberantasan korupsi di daerah.***red/rfm

Rezky FM

Comment