Penyalainews, Pekanbaru – Sejumlah elemen masyarakat di Provinsi Riau memberikan apresiasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi pada Senin (03/11/2025) di Pekanbaru.
Dalam OTT ini, KPK mengamankan Gubernur Riau Abdul Wahid, Kepala Dinas PUPR Provinsi Riau, serta beberapa pihak lainnya.
Sebagai bentuk apresiasi tersebut, ditunjukkan masyarakat dengan mengirimkan sejumlah karangan bunga ke Kantor Gubernur Riau. Karangan bunga tersebut tampak berjejer rapi di depan pagar kantor Gubernur.
Beberapa pengirim karangan bunga mengatasnamakan kelompok masyarakat, di antaranya Pemuda Riau dan Relawan Yang Engkau Dustai.
Karangan bunga mulai terpajang sejak Rabu (5/11), bertepatan dengan penetapan status tersangka terhadap Gubernur AW bersama dua pihak lainnya.
Salah seorang perwakilan dari pengirim karangan bunga menyebutkan bahwa aksi simbolis ini merupakan bentuk dukungan moral masyarakat Riau terhadap KPK yang terus menjalankan fungsi pemberantasan korupsi di daerah.
“Kita bersyukur KPK bergerak cepat melakukan OTT dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Dinas PUPR Provinsi Riau. Beberapa pihak berhasil diamankan, termasuk Gubernur Riau AW. Saat ini Gubernur sudah dibawa ke Jakarta untuk proses pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.
Ia juga berharap langkah tegas KPK menimbulkan efek jera bagi para pejabat publik maupun pihak lain yang berpotensi melakukan praktik korupsi.
“Ini sudah keempat kalinya kasus korupsi di Riau menyeret kepala daerah setingkat Gubernur. Kita berharap kasus ini menjadi yang terakhir, sehingga ke depan anggaran daerah dapat benar-benar digunakan secara maksimal untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Riau,” tutupnya.***red/rfm

Comment