Marak Galian C Diduga Ilegal di Desa Karya Indah, Kades Karya Indah : Usaha Galian Tanah Timbunan Tidak Kantongi Izin

Kampar, Penyalainews.com - Usaha Galian C kembali lagi marak di Kabupaten Kampar, Tambang Galian C ini berlokasi di Jalan Riau Baru, Dusun VI, KM 11 Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Senin(14/11/2023).

Untuk Diketahui, Usaha Galian C nekat beroperasi meski Diduga belum mengantongi sejumlah Izin baik dari Desa setempat dan juga dinas terkait.

Hal ini Dibenarkan oleh Kepala Desa Karya Inda Syamsinur, Ketika di konfirmasi oleh Wartawan Lewat telepon seluler mengatakan.

"Bahwa usaha Galian Tanah Timbunan di Jalan Riau Baru tidak ada izin, Usaha Galian Tanah Timbunan tersebut baru di buka dan siapa pemiliknya sayapun tidak tahu,” terangnya dengan singkat.

Selanjutnya Salah seorang Warga Desa yang tidak mau disebut namanya kepada wartawan di Desa Karya Indah mengatakan, disaat hari tidak hujan jalan yang dilewati Puluhan mobil tersebut berdebu dan disaat hujan jalan berlumpur.

"Memang kita akui usaha galian tanah timbunan tersebut baru beroperasi, tetapi dampaknya sudah kami rasakan, Jalan Riau Baru khususnya banyak dilewati oleh Warga masyarakat, dengan adanya keberadaan usaha galian tanah timbunan, di saat musim panas, jalanpun berdebu sementara ketika hujan, jalanpun berlumpur"terangnya.

"Kita berharap ada pihak - pihak terkait untuk bisa menutup usaha galian tanah timbunan, karena keberadaan usaha sudah meresahkan masyarakat" tutupnya.

Hasil Pantauan Wartawan di lokasi, Puluhan Mobil Colt diesel, Ikut mengantri panjang mengisi tanah timbunan berwarna kuning dengan satu unit alat berat Excavator.

Untuk dapat diperhatikan, Jika merujuk pada pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba, ditegaskan bahwa orang yang melakukan penambangan tanpa izin dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar.

Di pasal 161, juga diatur bahwa setiap orang yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan/atau pemurnian, pengembangan dan/atau pemanfaatan pengangkutan, penjualan mineral dan/atau batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin lainnya akan dipidana dengan pidana penjara.***red/rls

 

Comment