Penyalainews, Pelalawan - Wacana pemekaran Tanjung Batu Kundur mejadi Kabupaten Kundur sudah bergulir sejak lama namun hari ini sunyi sepi tak ada dorongan sejak 2 tokoh berpengaruh Kepri meninggal dunia yaitu H.M.Sani dan Abdul.Latif.
Terkait pemekaran Tanjung Batu Kundur jadi kabupaten seolah hilang ditelan Bumi.
Hal ini diungkapkan oleh AbdulMurat tokoh Muda asal Penyalai yang tertarik terkait persoalan pemekaran pulau Tanjung Batu Kundur tersebut.
"Hal ini sejalan dengan semangat masyarakat Pulau Kundur yang tetap bergelora untuk dapat dimekarkan hal ini ditandai dengan telah adanya plang nama kantor Bupati Persiapan di kilometer 5 kelurahan Tanjung Batu Kundur Barat,"jelas Abdul Murat kepada Penyalainews, Selasa (30/05/2023).
Murat menambahkan seingatnya dulu sudah ada urutan Tanjung Batu itu masuk urutan ke 67 dalam rencana pemekaran namun kini, wacana pemekaran Tanjung Batu menjadi Kabupaten yang saat ini masuk wilayah Kabupaten Tanjung Balai Karimun.
"Ini harus didorong kembali agar Tanjung Batu dan sekitarnya bisa dikelola lebih baik dan maju jika menjadi Kabupaten sendiri, masyatakat Tanjung batu Kundur, para Pemuda, para Tokoh majib duduk kembali dorong agar pemerintah pusat dapat segera menjadikan Pulau Tanjung batu Kundur menjadi Kabupaten dan organisasi Panglma bungsu siap mendukung, jika kurang Kecamatan saya rasa masyarakat Kecamatan Kuala Kampar siap bergabung tinggalkam Kabupaten Pelalawan mengijinkan atau tidak," ucap Murat.
Hal senada disampaikan Ketua Lembaga Penglima Bungsu Al-Amin, ia juga sependapat dengan Abdul Murat, wacana pemekaran Kabupaten Tanjung Batu Kundur ini harus di inisiasi kembali.
"Kita harus bergerak kembali, dan membentuk panitia untuk pemekaran Tanjung Batu Kundur, hal ini semata-mata untuk kemajuan daerah, kita ketahui wilayah kita ini sangat besar potensi nya agar bisa mandiri, terkait otonomi daerah harus ada juga yang mendorong di pusat, semoga saja wacana ini segera bisa realisakan, ini untuk kepentingan kita bersama,"pungkas Al-Amin.***red/rfm

Comment