Penyalainews, Pelalawan – Peresmian Yayasan Baitul Qur’an Darussafariyah Al Marzuqi menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan keagamaan di Kecamatan Teluk Meranti.
Kehadiran yayasan ini sekaligus menandai berdirinya pondok tahfiz Al-Qur’an pertama dan satu-satunya di wilayah tersebut.
Acara peresmian dirangkaikan dengan Tabligh Akbar yang untuk pertama kalinya digelar di Desa Pulau Muda. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta aparat kepolisian setempat.
Dalam sambutannya, Sudiharno merupakan Pendiri Yayasan menyampaikan harapan besar terhadap masa depan generasi muda di Pulau Muda.
Ia menegaskan bahwa pondok tahfiz ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an.
Sudiharno juga mengungkapkan keinginannya agar Desa Pulau Muda dapat berkembang menjadi Kampung Al-Qur’an.
Menurutnya, pembinaan sejak usia dini melalui pendidikan tahfiz menjadi kunci dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu.
“Harapan kami, regenerasi yang akan datang bisa menjadi penghafal Al-Qur’an. Kami ingin Kampung Pulau Muda menjadi Kampung Al-Qur’an,” ujar Sudiharno dalam sambutannya, Senin, (22/12/2025).
Keberadaan Yayasan Baitul Qur’an Darussafariyah Al Marzuqi dinilai strategis karena menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an pertama di Kecamatan Teluk Meranti. Selama ini, masyarakat harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan pendidikan tahfiz yang terstruktur.
Dalam kesempatan yang Kapolsek Teluk Meranti, IPDA Boby Even, S.H, M.H turut hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan pondok tahfiz Al-Qur’an di Desa Pulau Muda.
Kapolsek menegaskan bahwa pihak kepolisian siap bersinergi dengan pengelola yayasan dan masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu membesarkan dan memajukan pondok tahfiz Al-Qur’an sebagai pusat pendidikan karakter dan keagamaan.
“Kepolisianpun siap bersinergi untuk membesarkan dan memajukan pondok tahfiz Al-Qur’an ini,” ujar Kapolsek.
Ia juga menilai bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik, taat hukum, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Kemudian Ketua Yayasan Baitul Qur’an Darussafariyah Al Marzuqi Ustad Suryadi Nasution SH, menyampaikan semoga dengan hadirnya Yayasan ini menjadi wadah bagi generasi muda dalam menggapai cita-cita.
“Semoga dengan hadirnya Yayasan ini menjadi wadah generasi muda untuk mewujudkan pengahafal Al-Quran, semoga kedepannya Yayasan Baitul Qur’an Darussafariyah Al Marzuqi bisa memajukan daerah melalui pendidikan keagamaan, khususnya pulau Muda,” jelasnya.
Tabligh Akbar yang digelar bersamaan dengan peresmian yayasan menghadirkan penceramah nasional, Al Mukharom Al Ustaz H. Maruli Ashari Hasibuan, SH, MH. Kehadiran beliau menjadi daya tarik utama bagi masyarakat setempat.
Ustadz Maruli Ashari Hasibuan dikenal luas sebagai Juara 1 Ajang Kompetisi Dakwah Islam Indonesia (AKSI) Indosiar.
Ceramah yang disampaikannya menekankan pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Maruli mengajak masyarakat untuk mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengapresiasi berdirinya pondok tahfiz di Desa Pulau Muda.
Menurutnya, keberadaan pondok tahfiz di daerah terpencil merupakan langkah besar dalam pemerataan pendidikan keagamaan.
Hal ini dinilai sejalan dengan upaya mencetak generasi Qur’ani dari desa hingga pelosok.
Masyarakat Desa Pulau Muda tampak memadati lokasi acara sejak pagi hari. Antusiasme terlihat dari kehadiran warga lintas usia yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas berdirinya Yayasan Baitul Qur’an Darussafariyah Al Marzuqi.
Mereka berharap yayasan ini dapat berkembang dan memberi manfaat jangka panjang bagi generasi muda.
Selain sebagai lembaga pendidikan, yayasan ini diharapkan menjadi pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
Kegiatan keagamaan rutin direncanakan akan digelar secara berkelanjutan.
Peresmian yayasan ini juga dinilai sebagai tonggak sejarah bagi Desa Pulau Muda. Pasalnya, pelaksanaan Tabligh Akbar dengan menghadirkan ustaz nasional baru pertama kali dilakukan di desa tersebut.
Pemerintah desa setempat menyatakan dukungan terhadap program-program yayasan. Sinergi antara yayasan, masyarakat, dan aparat diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Kampung Al-Qur’an.
Ke depan, Yayasan Baitul Qur’an Darussafariyah Al Marzuqi menargetkan pembinaan santri tahfiz secara berkelanjutan. Program pendidikan akan difokuskan pada penghafalan Al-Qur’an dan pembentukan karakter Islami.
Dengan diresmikannya yayasan ini, masyarakat berharap Desa Pulau Muda tidak hanya dikenal sebagai wilayah kepulauan, tetapi juga sebagai pusat lahirnya generasi Qur’ani di Kecamatan Teluk Meranti.***red/rls

Comment