RDP Dengan Bupati Asahan Di DPRD Asahan Diundur

Penyalainews, Asahan - Rapat Dengar Pendapat ( RDP) antara Gugus Tugas Covid-19 dengan DPRD Asahan ditunda, dikarenakan Bupati Asahan H Surya BSc yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Asahan tidak hadir.

Dijelaskan Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19, H Rahmat Hidayat Siregar, Bupati Asahan sekaligus Ketua Tim padat kegiatan dalam percepatan  penanggulangan Covid-19 serta meninjau ketersediaan  beras di Asahan dalam menghadapi Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

Diterangkan Rahmat Hidayat dalam siaran persnya undangan RDP baru diterima semalam pagi sekitar Pukul 08.00 WIB, sedangkan Jadwal Kegiatan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 pada hari Kamis semalam sudah dijadwalkan, seperti Kunjungan Ke Gudang Bulog dalam Rangka meninjau langsung Ketersediaan Bahan Pokok Beras.

Dalam rangka menghadapi Bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri dilanjutkan peninjauan ke Kilang Padi yang ada di Kelurahan Kedai Ledang dan pada Siang harinya juga sudah terjadwal Kegiatan Ketua Gugus Tugas Covid 19 untuk Menyalurkan Bantuan ke Puskesmas Yang ada di Kab. Asahan yang bersumber dari bantuan Gubernur Sumatera Utara dalam rangka Percepatan Penanganan Covid 19 di Kabupaten Asahan.

"RDP semalam gak dihadiri Bupati karena kami baru menerima Undangan secara resmi sekitar pukul 08.00 WIB, dikarenakan jadwal Ketua Gugus Tugas sudah tersusun, dan kami juga sudah menjelaskan alasan ketidak hadiran Ketua Gugus Tugas  dan rekan rekan di Dewan memaklumi berdasarkan hasil  musyawarah dan dicapai Kesepakatan bahwa  RDP akan dilaksanakan  pada Rabu depan (22/04) Pukul 13.00 WIB," jelas Hidayat, Jumat (17/4).

Terpisah, menanggapi ketidakhadiran Bupati Asahan sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Asahan, sejumlah anggota DPRD Asahan kepada wartawan mengaku kecewa.

Menurut mereka, persoalan Covid-19 ini sangat penting dan urgent, karena yang akan dibahas pada RDP nanti tidak ada agenda lain, tidak ada agenda politik, hanya bicara agenda kemasyarakatan, bicara agenda kesehatan.***red/rfm

Seto Lubis 

Comment