Riau akan Hadapi Kemarau Panjang, Mari Anak Negeri Persiapkan Diri

Penyalainews, Pekanbaru - BMKG mem-Prakirakan Awal Musim Kemarau tahun 2023 di Indonesia, tak terkecuali Riau yang sudah terjadi pada bulan Mei 2023. Puncaknya sebagian besar wilayah diprakirakan terjadi pada bulan Juli dan Agustus 2023 serta berakhir pada bulan November nanti.

Namun kali ini ada yang aneh dibanding Musim Kemarau biasanya, disebut dengan "Kemarau Basah"
hal itu masih terkait dengan fenomena La Nina, yang memicu musim kemarau basah, juga faktor Monsun Asia yang membuat RI masih tetap 'basah' dengan adanya hujan-hujan kecil yang justru menambah titik panas suhu permukaan bumi.

Menanggapi prakiraan tersebut Sekretaris Jendral Markas Besar Pusat GAM RIAU, Mustakim JM menghimbau segenap pasukannya yang tersebar diseluruh Kabupaten Kota se-Provinsi Riau turut berjiwa korsa akan hadirnya fenomena ini sehingga muncul berbagai antisipasi agar bisa melewati masa kemarau panjang dengan kewaspadaan.

Adapun beberapa hal urgent yang disampaikan oleh beliau agar supaya segenap pasukan GAM RIAU Siap dalam misi kali ini diantaranya:

1) Turut Serta dalam Upaya Pencegahan Kebakaran Hutan;
Hendaknya seluruh pasukan menyadari akan bahaya kebakaran hutan yang bisa saja terjadi.

"Kita akan memberikan Perintah Komando kepada segenap jajaran agar turut serta membantu pemerintah dan aparatur keamanan dalam upaya melakukan langkah-langkah pencegahan seperti membersihkan area sekitar rumah, perkebunan, lahan dll dari material yang mudah terbakar dan mengupayakan perlengkapan pemadam kebakaran yang memadai tersedia disetiap rumah atau area perkebunan" jelasnya.

2) Edukasi dan Kesadaran Masyarakat;
Penting untuk meningkatkan kesadaran pasukan yang mana kami juga bagian dari masyarakat tentang manfaat konservasi air, penggunaan air yang bijak, dan tindakan pencegahan kebakaran hutan.

"Kami akan Lakukan kampanye edukasi dan membagikan informasi melalui media sosial, seminar, dan pertemuan para pimpinan dan jajaran disetiap daerah di Riau", tambahnya.

3) Kerjasama dan Koordinasi;
Dalam menghadapi musim kemarau, dibutuhkan jalinan kerjasama dan koordinasi antara pemerintah, lembaga, masyarakat, dan sektor terkait. Segenap Pasukan GAM RIAU akan memfasilitasi pertukaran informasi, bantuan, dan tindakan yang efektif.

"Besar harapan kami kinerja para pasukan nantinya bisa seirama dengan segenap komponen pemerintah dan elemen masyarakat untuk bersama menjaga bumi Riau dari berbagai hal yang dihindari terjadi saat musim kemarau panjang ini berlangsung" tutupnya.

Ditemui terpisah, Panglima Besar Komando Pusat GAM RIAU, Syamsul Bahri menyampaikan bahwa kegiatan ini sepenuhnya dipercayakan dan menjadi tanggung jawab bersama. Sehingga apa yang diupayakan bisa terlaksana.

"Saya sudah instruksikan kepada Sekjend GAM RIAU agar bisa mewujudkan kegiatan ini bersama pasukan kami untuk kepentingan dan keselamatan bersama" pungkasnya.

Comment