Senator Asal Riau Intsiawati Ayus Nyaleg DPR RI dari Perindo. Aktivis Pekanbaru : Bukan Representasi Keterwakilan Daerah Lagi, Secara Etika Seharusnya Mundur

Penyalainews, Pekanbaru - Majunya Intsiawati Ayus sebagai Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendapat sorotan dari aktivis Pekanbaru. Pasalnya, saat ini Intsiawati Ayus (IA) merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) aktif asal Riau.

Aktivis Pekanbaru, Ahmad Fauzi mengatakan DPD merupakan lembaga independen yang seharusnya diisi oleh orang - orang independen (non partai politik)

Menurutnya, anggota DPD aktif yang maju sebagai caleg DPR RI seharusnya mengundurkan diri dari jabatannya.

"DPD itu independen, sekarang bu Intsiawati Ayus sudah di Perindo, secara etika seharusnya mundur dari jabatannya sebagai DPD," kata Fauzi dalam rilis yang diterima penyalainews, Rabu (17/05/2023).

Ia menilai, pencalonan senator aktif asal Riau IA sebagai caleg DPR RI dari Perindo tanpa mengundurkan diri sebagai DPD RI menghilangkan independensinya sebagai keterwakilan daerah di nasional.

"Kalau anggota DPD sudah masuk partai politik tentu independensi nya hilang, sudah representasi partai bukan representasi keterwakilan daerah di nasional lagi," tegas Fauzi.

Selain itu, menurutnya, anggota DPD aktif yang masuk partai politik (parpol) akan mengakibatkan benturan kepentingan dalam menjalankan perannya sebagai DPD dan anggota parpol.

"Anggota parpol itu terikat dengan aturan parpol tersebut, DPD itu independen sebagai keterwakilan daerah di nasional, tentunya dapat menimbulkan konflik kepentingan dalam menjalankan tugas dan wewenang sebagai anggota DPD," tegasnya.

Lebih lanjut, menurut Fauzi, setelah menjabat sebagai anggota DPD RI selama 20 tahun, IA seharusnya legowo untuk mundur jika masuk parpol dan menjadi caleg DPR RI.

"Seharusnya jika mau masuk parpol dan nyaleg DPR RI, bu IA legowo untuk mundur, beliau sudah menjabat 4 periode," tutur Fauzi "Jika tidak mundur, gak layak lagi sebagai wakil Riau di Senayan," tutupnya. (rls)

Editor : Junelka

Comment