Penyalainews, Pekanbaru - Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dinilai terlalu sibuk dengan hal yang tidak pantas seperti mengurusi hak politik RT dan RW dalam rangka menyambut Pilwako November 2024 mendatang.
Terkait itu, mendapat kritikan dari Tokoh Pemua Pekanbaru Dodi Sugiarto, S.IP, ia mengatakan PJ Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa fokus saja kepada para ASN, Parkir, dan Sampah di kota Pekanbaru.
“Saya menyarankan PJ Walikota Risnandar tak usah mengurusi hak Politik RT/RW, masih banyak lagi permasalahan lain yang harus di selesaikan, seperti penertiban para ASN, Sampah, dan Parkir, sangat miris melihatnya,”kata Dodi kepada awak media, Kamis ( 26/09/2024).
Disampaikan Dodi, masih banyak Anak buah Risnandar seperti para ASN, Honorer yang berkeliaran di luar jam kerja, dan hanya memakan gaji buta.
“Pj Walikota Pekanbaru harus bisa menertibkan anak buahnya, ASN, dan honorer agar disiplin dalam bekerja, bukan malah mengurusi hak politik RT/RW,” ucap Dodi.
Diucapkan Dodi lagi, PJ Walikota Risnandar jangan membuat gaduh kota Pekanbaru.
“Saya menekankan Pj Walikota Pekanbaru jangan membuat gaduh, Risnandar orang luar, bukan orang Pekanbaru, masih banyak kebijakan pro rakyat yang lebih penting,” tekan Dodi.
Disampaikan Dodi lagi, ia mangadopsi janji PJ Walikota Pekanbaru saat dia dilantik.
“Pj Walikota Risnandar seharusnya bisa mengatasi masalah-masalah di Pekanbaru, sesuai dengan janji-janjinya ketika ia dilantik, kalau dia tidak mampu, minta tolong aja sama saya, saya siap membantu untuk menjadi Dewan Pertimbangan PJ Walikota Pekanbaru,”pungkasnya.
Mengingatkan kembali pernyataan Risnandar ketika dilantik PJ Walikota Pekanbaru mengajak masyarakat untuk sinergi menyukseskan program pemerintah.
Apalagi program pemerintah untuk tahun ini sudah disepakati oleh Pj Wali Kota Pekanbaru sebelumnya bersama DPRD Kota Pekanbaru.
“Saya percaya program yang sudah disepakati saat ini, tentu kita akan jalankan bersama,” paparnya.***red/rfm

Comment