Dibuka Hari Ini, 6 Pesawat Tempur F-16 AS dan TNI AU Latihan Bersama di Pekanbaru

Penyalainews, Pekanbaru - Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) Pekanbaru kedatangan enam pesawat tempur F-16 milik Amerika Serikat. Nantinya, pesawat tempur Angkatan Udara AS itu akan mengikuti latihan bersama dengan sandi "Cope Wast 2021".

Latihan bersama antara TNI AU dan Angkatan Udara AS ini akan dibuka hari ini, Senin (14/6) yang akan digelar hingga 25 Juni 2021.

"Ada 6 pesawat F-16 dari US Pacaf, yang datang dari Pangkalan Misawa, langsung ke Pekanbaru dengan durasi 5 jam 30 menit. Mereka akan melaksanakan latihan terbang bersama Cope Wast 2021 bersama TNI AU," kata Komandan Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Kolonel (Pnb) Jajang Setiawan di Pekanbaru.

Untuk TNI AU, pesawat F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, dan Skadron Udara 3 dari Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur akan dikerahkan dalam latihan bersama kali ini.

"Pesawat dari Lanud Iswahjudi sudah mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin pada Jumat (11/6) kemarin dan melaksanakan latihan terbang hari ini," katanya.

Tak hanya pesawat tempur, puluhan prajurit berseragam loreng cokelat juga sudah siap di Lanud Roesmin Nurjadin. Mereka adalah para crew dari United States Air Force (USAF).

Latihan bersama ini, kata Jajang, juga bertujuan untuk menjalin hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat. Selain itu, juga dapat berbagai ilmu dari penerbangan masing-masing negara.

"Bagaimana kita bisa belajar, transfer ilmu. Baik yang dimiliki penerbang dari penerbang Amerika, maupun transfer ilmu dari kita. Dan yang penting lagi membina hubungan persahabatan antar penerbang dalam keseharian mereka terbang bersama," kata Jajang.

"Tentunya mereka banyak pengalaman di beberapa negara melakukan operasi-operasi udara. Itu yang kita inginkan, berbagi ilmu," sambung Jajang.

Jajang mengatakan, protokol kesehatan Covid-19 akan tetap diutamakan dalam latihan bersama ini sesuai dengan aturan dari Gugus Tugas Covid-19 dan menerapkan 5 M.

Prosedur kesehatan tetap dijalankan seperti, cek suhu, cuci tangan, saturasi oksigen, pengecekan hasil RT-PCR dari negara asal, bukti vaksinasi, pengecekan e-Hac dan pengambilan Swab RT-PCR.

"Mulai dari kedatangan crew 5 M sudah kami sosialisasikan, yakni mereka wajib menggunakan masker,mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencegah mobilitas interaksi," katanya.

Sumber: ANTARA

 

Comment