Lapor !!! Pak Jokowi dan Erick Thohir, Hari Ini Masyarakat Kuala Kampar Tagih Janji PLN

Penyalainews, Pelalawan - Sudah puluhan tahun masyarakat Kuala Kampar belum bisa merasakan kemerdekaan untuk menikmati aliran listrik, hal itu disebabkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) belum mampu mengoperasikan listrik 24 jam sebagai mana yang sudah menjadi program nasional melalui pemerintahan Presiden Joko Widodo dibawah Kementrian BUMN Erick Thohir pada kabinet Indonesia Maju. 

Terkait hal itu, perwakilan masyarakat Pulau Mendol melalui Forum Masyarakat Kuala Kampar (FMKK) mendatangi langsung kantor PLN wilayah Riau Kepri guna menagih janji yang telah dibuat beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan ini, FMKK didampingi langsung oleh Anggota DPRD Provinsi Riau Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Adam Syafaat dan Anggota DPRD Pelalawan Salehuddin, AMd,Pi. 

Dalam pertemuan yang berjalan singkat itu, Anggota DPRD Pelalawan Salehuddin, AMd,Pi menjelaskan bagaimana penderitaan masyarakat Kuala Kampar saat ini.

"Hari saya datang ikut mendampingi masyarakat, untuk diketahui aliran listrik yang berada di Kuala Kampar sangat memprihatinkan yang mana cuma hidup 12 jam, itupun kadang sering terjadi gangguan (mati-mati), sejauh ini  berbagai upaya yang sudah dilakukan mulai dengan permintaan mesin baru hingga wacana untuk dilakukan penyambungan kabel dari bawah laut, tapi sampai saat ini tindakan dari PLN masih setengah hati," jelas Salehuddin, Selasa (23/05/2023). 

Disisi lain, terang Salehuddin masyarakat Kuala Kampar sudah banyak memberi laporan kepada dirinya, maka dari itu ia meminta PLN agar bisa bekomitmen untuk memaksimalkan layanan di Kuala Kampar, Penyalai. 

"Berbagai laporan PLN sudah saya terima, yang mana sebelumnya PLN sudah membuat beberapa kesepakatan untuk memaksimalkan layanan di Kuala Kampar, sampai hari ini pelaksanaannya masyarakat belum merasa puas, kami berharap PLN serius dalam menyelesaikan persoalan di Kuala Kampar tersebut, sehingga masyarakat nantinya betul-betul bisa menerima segala bentuk pelayanan dari PLN,"terangnya. 

Selanjutnya, Ketua FMKK Agustian juga menyampaikan dengan tegas persoalan janji-janji PLN kepada masyarakat Kuala Kampar yang mana berisi akan mendatang mesin baru (buka sampul) hingga perencanaan kabel bawah laut. 

"Kami masyarakat sampai saat ini sangat kecewa dengan PLN, janji-janji yang dibuat masih nol besar, tidak ada tindakan yang maksimal, untuk diketahui PLN detik ini masih sering mati-mati, kemudian wacana operasi 24 jam pun masih menjadi rencana, masyarakat Kuala Kampar sangat menderita pak, kalau tidak percaya coba bapak datang ke Penyalai dan rasakan sendiri, sudah jaringan internet juga tidak ada ditambah PLN seperti ini,"ungkap Agustian dengan nada sangat emosi. 

Hari ini, sambung Agustian meminta PLN menepati janji-janji dan kesepakatan yang telah dibuat pada tahun 2022 lalu. 

"Sama-sama saja kita buka hari ini pak, masyarakat menagih itu semua, kalau juga tidak ada tindakan kami akan membuat aksi besar-besaran dan akan melaporkan persoalan ini kepada Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir, harapan kami PLN mengindahkan segala persoalan listrik di Kuala Kampar, sehingga masyarakat nantinya bisa menikmati pelayanan yang memuaskan,"imbuhnya.

Menanggapi persoalan itu, PLN Wilayah Riau Kepri Azwir menjelaskan, PLN sudah berusaha mencari solusi terkait pelayanan listrik di Kuala Kampar. 

"Untuk informasi, mengenai persoalan PLN di Kuala Kampar mulai hari ini apapun masalahnya langsung saja lapor kepada kami, terkait teknis beserta gangguan, PLN akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan layanan di Kuala Kampar, kemudian Alhamdulillah untuk kabel bawah laut itu sudah disetujui PLN pusat, kita menunggu jadwal pengerjaannya pada 2024 nanti, sementara ini untuk beberapa persoalan yang ada akan kami beri arahan kepada tim teknis dilapangan agar bekerja ekstra, kemudian untuk persoalan mesin ini akan kita tindak lanjuti,"pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Sekcam Kuala Kampar Muhammad Rasyid, Ketua GNPK RI Pelalawan Abdul Murat, Ketua Tunas Muda Pelalawan Wan Andi Gunawan, Ketua Karang Taruna Kuala Kampar Muhammad Supiyano, dan Mahasiswa Kuala Kampar. ***red/rfm

Rezky FM 

 

 

 

Comment