Nazzar Arnazh sebut Panen PT. Serikat Putra sudah tak layak gunakan tenaga Manusia

Penyalainews - Kejadian naas menimpa Supri salah seorang karyawan PT. Serikat Putra dirinya mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pemanenan kelapa sawit yang sudah menjulang tinggi. Saat melakukan panen, Selasa (28/1) egrek yang digunakan menyayat salah satu bagian tangan Supri sehingga saat ini cacat permanen.

Kronologi peristiwa naas tersebut Supri saat bekerja memanen di lokasi kebun PT. Serikat Putra tiba - tiba egrek  terjatuh dan langsung menimpa tangan sebelah kanan Supri akibatnya tangan supri nyaris putus. Isteri korban yang melihat kejadian tersebut  berteriak histeris dan meminta pertolongan kepada pemanen lain yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Supri langsung dilarikan ke klinik PT. Serikat Putra untuk mendapatkan pengobatan Supri langsung dirujuk ke rumah sakit Medicer Sorek Satu. Setelah pemeriksaan medis tangan korban harus dilakukan amputasi.

Kejadian tersebut mendapatkan komentar serius dari anggota DPRD kabupaten Pelalawan dapil II ( Bandar Petalangan,  Bunut,  Pelalawan,  Teluk Meranti dan Kuala Kampar ) Nazarudin Arnazh S. IP menurutnya  PT. Serikat Putra sudah harus dilakukan replanting.

"Kebun sudah seharusnya replanting, tak layak lagi untuk di panen dengan tenaga manusia atau manual tapi dipaksakan juga,  inilah resiko yg senantiasa mngintai pekerja panen di PT. Serikat Putra " ungkap Nazzar Arnazh, S.IP ketua Fraksi PAN DPRD Pelalawan.***red/frd

Editor : Firda Amini

Comment