Penyalainews, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pembakaran hutan adalah cara paling murah dalam membuat lahan baru. Hal ini dikatakannya terkait kebiasaan korporasi dan masyarakat yang membakar hutan untuk membuka lahan.
"Motif utamanya selalu satu, ekonomi. Karena saya tahu pembersihan lahan itu lewat pembakaran itu adalah cara paling murah," kata Jokowi, mengutip CNN Indonesia, Senin (22/2).
Menurut Jokowi, 99 persen penyebab kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia adalah ulah manusia. Sebab itu, tegasnya, tren ini harus segera dihentikan.
Jokowi meminta seluruh jajaran pemerintah mulai melakukan edukasi terhadap korporasi dan masyarakat. Dia berharap semua pihak menyudahi kebiasaan membakar hutan demi pembukaan lahan.
"Ini harus ditata ulang kembali. Cari solusi agar korporasi dan masyarakat membuka lahannya tidak dengan cara membakar," kata Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Jokowi mengapresiasi jajaran di daerah yang telah menekan karhutla pada 2020. Mantan wali kota Solo itu menyebut tingkat karhutla turun 88 persen pada tahun lalu.
Kendati begitu, Jokowi mengingatkan TNI, Polri dan pemerintah daerah tidak lengah dalam mengantisipasi karhutla tahun ini. Dia menegaskan tidak segan memecat pejabat daerah yang lalai mengantisipasi karhutla.
"Kalau di wilayah saudara-saudara ada kebakaran, dan membesar, dan tidak tertangani dengan baik, aturan mainnya tetap sama, belum saya ganti. Pasti semuanya masih ingat, yaitu dicopot," tegasnya.
Sumber: CNN Indonesia

Comment