Penyalainews, Pekanbaru - Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Riau, Indra Yovi mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini tengah memprioritaskan pemberian vaksin kepada kelompok lansia dan petugas pelayanan publik.
Belum tercapainya target vaksinasi Covid-19 ini membuat Riau belum bisa menerapkan vaksin kepada kelompok usia 18 tahun ke atas sebagaimana yang sudah ditetapkan pemerintah pusat.
"Jakarta sudah dibuka prioritas vaksin untuk kelompok 18 tahun ke atas dengan Astrazeneca. Namun untuk di Riau belum. Kita masih fokus di pelayanan publik dan lansia dengan vaksin Sinovac," kata Yovi, Jumat (11/6).
Sementara hingga saat ini, sebut Yovi, sebanyak 395.596 orang petugas pelayanan publik sudah divaksin dosis pertama. Namun, jumlah ini masih 113 persen dari target sasaran 349.418 orang.
Untuk dosis kedua, baru memenuhi 43 persen atau 153.228 orang dari jumlah yang ditargetkan.
Sedangkan untuk kelompok lansia baru 464.494 orang atau 48 persen dari target sasaran berjumlah 582.505 orang yang divaksin. Kemudian vaksin dosis kedua baru mencapai atau 20 persen atau
sebanyak 202.168 orang dari yang ditargetkan.
"Lansia memang belum capai target, masih jauh," ungkap Yovi.
Dengan demikian, kata dia, vaksinasi di Riau yang dilaksanakan untuk petugas pelayanan publik dan lansia masih belum memenuhi jumlah yang ditargetkan. ***red/rfm

Comment