Visi Pelalawan Maju Dalam Konsep Kesetaraan Pembangunan 

Penyalainews, Pelalawan - Diskusi-diskusi ringan terkait pembangunan Kabupaten Pelalawan kedepan secara sederhana telah  tercatat. Ada yang menarik sebagaimana diungkapkan oleh Abdul Murat, S.IP yang akrab disapa Bang Murat (BM) juga merupakan tokoh muda Kuala Kampar Penyalai,  beliau mengatakan, "Saat kita berbicara tentang pembangunan, sebenarnya apa yang diharap masyarakat disuatu negara dalam lingkup kecil semisalnya Kabupaten Pelalawan," ?.

Membangun itu tidak bisa terlepas dari konsep berkeadilan sosial yang meletakkan pembangunan itu pada asas kesetaraa.  Inilah yang harus dilakukan oleh pemerintah dalam melakukan pembangunan disegala bidang baik itu  kehidupan berbangsa, dan bernegara.

Pembangunan dalam hal inI misalnya berupa  infrastruktur yang memang merupakan urat nadi penunjang pertumbuhan ekonomi yang juga memicu daya saing, mengurangi kesenjangan antar wilayah, menekan kemiskinan serta meredam konflik disintegrasi bangsa.

Kembali pada pembangunan Kabupaten Pelalawan sejak dimekarkan tahun 1999 yang silam sampai hari ini sudah 24 tahun berdiri fokus pembangunannya di daratan sementara daerah pesisir terabaikan padahal menurut pandangan Murat "Konsep Pelalawan Maju itu adanya di pesisir mengapa demikian karna Pesisir ini pintu masuk sesungguhnya bagi kabupaten Pelalawan".

Baiklah kita sepakat Pangkalan Kerinci adalah etalase bagi Kabupaten pelalawan karna ibu kota kabupaten namun wilayah pesisir itu cerminan sesungguhnya Kabupaten Pelalawan dari wilayah Pesisir yang berhadapan lansung dengan Propinsi Kepulauan Riau. Bahkan negara tetangga seperti Malaysia misalnya, jadi kedepan jika memang konsep pembangunan kita adalah Pelalawan Maju maka konsen pembangunan harus dimulai dari Pesisir.

Kami, bersama kawan-kawan dari Kuala Kampar sudah berupaya membantu pemerintah memperjuangkan listrik 24 jam, Alhamdulillah Inshaallah sebelum Hari Raya Idil Fitri 2024 kabel listrik bawah laut sudah bisa terwujud, mungkin  listrik 24 jam sudah menyala, bayangkan daerah yang remang-remang karena listrik tak maksimal. Bisa terang-benderang serta akan ada banyak kegiatan ekonomi akan hidup di wilayah Pesisir ini, Barulah Pelalawan Maju itu nampak laksana lampu Singapore di waktu malam.

Lalu, pemerintah harus segera menyelesaikan jalan Lintas Bono, jalan Lingkar Mendol karena ini infrastruktur kunci dari jalur sambung Pesisir Kabupaten Pelalawan.

Jika Listrik sudah 24 jam, lalu jalan Lintas Bono selesai baru jika kita bicara Pelabuhan Peti Kemas, Pelabuhan Roro, Wisata Bono benar- benar bisa diwujudkan. Jadi, Visi yang hebat itu harus didukung dengan Misi yang terukur pula, inilah harapan rakyat kepada pemerintah yaitu kesetaraan dalam pembangunan dikabupaten Pelalawan.

Jadi, kesetaraan pembangunan merupakan asas yang wajib dilakukan oleh penyelenggara negara karna itu amanah dan cita-cita seluruh rakyat Indonesia, semoga hal ini dapat menjadi perhatian siapapun yang menjadi pemimpin di Negeri Tuah Sekata ini kata  Murat menutup diskusi Warung Kopi.***red/mrt

 

Editor : Rezky FM

Comment